Kisah Pilu Jessica Korban Kekerasan, Doakan Keselamatan Ibunya

51
Bagikan via
ilustrasi stop kekerasan pada anak/scdc binus

Masih ingatkah dengan Jessica Mananohas ?

Kisah Jessica, menambah satu lagi kasus kekerasan orang tua terhadap anaknya yang berujung maut. Seorang bocah berusia 10 tahun, ia di bakar oleh sang ibu tercinta di daerah Manado, Sulawesi Utara. Peristiwa itu,  menyisahkan duka yang mendalam, bukan hanya pada keluarga korban tetapi juga bagi orang tua dan anak-anak seusianya di seluruh Indonesia.

Tragedi terjadi sekira tanggal 12 September 2018, saat itu si kecil Jessica sedang asyik bermain dengan teman, kakak dan adik bungsunya. Lalu terdengar teriakan sang ibu mencari pisau.

Karena keasyikan bermain,  Jessica tidak mengindahkan ibunya Olga Semet yang sedang minta tolong. Olga terus meminta Jessica untuk mencari pisau, tetapi bocah kelas IV SD ini, tidak juga bergerak dari tempatnya. Akhirnya karena kesal,  si ibu menyiram minyak tanah dan melempari korek api ke tubuh Jessica.

Seketika tubuhnya terbakar, tubuh kecil itu nyaris habis di lalap api andai tidak ada tetangga yang menolong dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Kejadian itu, membuat gempar warga desa Pintareng, Kecamatan Tabukan, Kepulauan Sangihe.

Sebulan Berjuang di Rumah Sakit

Akibat luka bakar tersebut, Jessica berjuang antara hidup dan mati melawan luka yang ditorehkan oleh ibu kandungnya. Namun, dari hari ke hari kondisinya semakin parah. Bagian-bagian tubuhnya yang terluka semakin meleleh sehingga kondisinya sangat buruk.

Jessica bocah berusiah 10 tahun yang meninggal karena di bakar sang bunda/foto youtube

Padahal ia sudah sempat sembuh dan bercerita pada tantenya, ia ingin kembali ke rumahnya, ke sekolah bersama teman-temannya. Ia juga sempat cerita jika ia sangat menyayangi ibunya,sangat mencintainya dan berdoa semoga sang ibu diberikan maaf oleh Tuhan.

Melihat kondisi Jessica, pihak rumah sakit setempat merujuk ke RSUP Kandouw Manado. Di rumah sakit tersebut ia mendapatkan perawatan, dan beberapa kali menjalani operasi. Jessica juga menjadi perhatian pemerintah setempat.

Sungguh memilukan. Tidak ada yang menyangka perempuan yang dengan susah payah melahirkan, merawat dan membesarkan anaknya, dia juga yang mengakhiri hidup buah hatinya, disaat sang anak sedang bahagianya menikmati masa kecilnya.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondo Kambey pun turut prihatin dan menemui Jessica di rumah sakit. Ia sangat sedih dan tidak habis pikir, seorang ibu kandung tega berbuat sekeji itu pada anaknya.

Ia berharap tidak adalagi kasus serupa yang terjadi, tentunya peran aktif lingkungan dan pemerintah sangat diharapkan.

Hanya empat hari mendapatkan perawatan di RSUP Kandouw Manado, Selasa (23/10/2018) mata Jessica pun tertutup untuk selamanya. Tidak ada yang mengetahui takdir seseorang kapan datangnya, nafasnya terhenti diusia 10 tahun.

Kata dokter Jimmy Panelewen Direktur RSUP Kandou seperti dilansir dari tibun manado,  kondisi Jessica saat ditagani rumah sakit, luka bakar 85% menyerang tubuhnya dan terpaksa dioperasi sebanyak empat kali. Setelah jalani operasi, 70% sudah membaik.

Jessica mendapat dungan dan support dari berbagai pihak, selain pemerintah juga dari sejumlah LSM pemerhati anak, ia sempat memita dibelikan boneka beruang.

Dari cerita tantenya Nurlince Sahambangu yang sehari-hari menemani Jessica, saat kondisi ponakannya membaik itu, Jessica mulai berdoa dan meminta pengampunan untuk ibunya. Karena itu ia sangat sedih ketika ponakannya menutup mata untuk selamanya.

Rajin Membantu Ibu

Di rumahnya, Jessica tergolong anak yang baik, suka membantu ibu, kakak dan adiknya. Sejak ayah dan ibunya bercerai, ibunya bertindak sebagai kepala rumah tangga. Selain menjaga anaknya, juga berjuang mencari uang untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

ilustrai/securateen

Ibu tiga orang anak itu, berjualan pisang  dan dibantu oleh anaknya Jessica, anak yang rajin yang penurut sama orang tua, yang akhirnya ia meninggal di tangan ibunya.

Kini Jessica telah tiada, ibunya pun kini mendekam di penjara akibat dari perbuatannya. Semoga tidak ada lagi tragedi mengenaskan yang dialami seperti Jessica.

 

 

Penulis Andi Amriani

Diolah dari berbagai sumber

 

Leave a Reply