Gubernur Usul Ambo Dalle sebagai Pahlawan Nasional

64
Bagikan via
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat menghadiri seminar penganugerahan Pahlawan Nasional di Auditorium Kampus IAIN Parepare, Jum'at (26/10/2018)/humasprov

PAREPARE – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah akan menyerahkan nama Anre Gurutta KH Abdul Rahman Ambo Dalle sebagai pahlawan nasional ke pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan Presiden bisa merestui usulan Sulsel ini. Saya kira beliau, tidak perlu pertanyakan lagi, beliau sudah mencetak manusia-manusia unggul yang sekarang, banyak menjadi pemimpin-pemimpin di negeri ini. Perjuangannya tidak melalui senjata, namun sebagai ulama besar yang mampu mengantar kepada kemerdekaan RI,” katanya saat membuka seminar penganugerahan Pahlawan Nasional di Auditorium Kampus IAIN Parepare, Jum’at (26/10/2018).

Seminar yang mengangkat tema “Dari DDI untuk Nusantara” juga dihadiri oleh Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Anggota DPR RI Hamka Haq, Anggota DPR RI Ridwan Witiri dan Anggota DPR RI Jamaro Dulung. Serta para pengurus Darul Dakwah Wal Irsyad (DDI).

Lebih lanjut, Nurdin Abdullah membeberkan bahwa Hamka Haq yang menginisiasi agar nama KH Abdurahman Ambo Dalle selaku pemimpin dan pendiri DDI diajukan sebagai tokoh nasional asal Sulawesi Selatan.

“Ini diawali oleh Bapak Professor Hamka Haq bersilaturahmi dengan kami, sekaligus berdiskusi bagaimana kalau kita mengusulkan KH Ambo Dalle. Saya langsung mengamini dan dukung bukan lagi 100 persen tetapi 1000 persen,” kata Nurdin Abdullah.

Pada seminar ini, Ia berharap para peserta bisa memberikan pandangan akan perjuangan yang diberikan oleh pemimpin kharismatik ini.

“Banyak orang cerdas tetapi  melanggar etika dan moral dan lembaga yang kita dambakan ini ke depan dapat menghasilkan pemimpin yang berkharakter,” sebutnya.Nurdin pun berharap bahwa, akan lahir sosok pemimpin ke depan seperti Ambo Dalle. Sehingga dapat melahirkan negara yang kuat.

Wali Kota Parepare Taufan Pawe menjelaskan, kota ini sebagai kota ulama dan santri, maka fokusnya adalah membangun infrastruktur pendukung juga lurus dengan pembangunan religi.

“Parepare sebagai Kota Ulama pendekatan utama saya pada ulama, kepada perguruan tinggi, Parepare harus dibangun dengan infrasteuktur berbanding lurus dengan kota religius,” ujarnya.

Ia juga mencanangkan Parepare, selain sebagai kota ulama dan santri juga dikenal sebagai kota Habibie juga sebagai kota Nurdin Abdullah.

“Sekarang ini saya canangkan, bahwa Parepare sebagai kota santri dan kota BJ Habibie juga sebaga kotanya Pak Gubernur Sulsel, bukan tanpa alasan karena Parepare adalah tempat lahir Profesor Nurdin Abdullah,” paparnya.

Pada kesempatan itu, NA juga memberikan bantuan dari Pemprov Sulsel untuk pembangunan Asrama Tahfidz Pondok Pesantren DDI Ujung Lare sebesar Rp 300 juta. (rls)

 

Editor  : Andi Amriani

Leave a Reply