Zaman Teknologi, Orangtua Wajib Ajarkan Moral Pada Anak!

20
Bagikan via

Kasus kekerasan yang marak terjadi dilakukan di kalangan remaja menyebabkan banyak orang prihatin. Tak jarang dari mereka mengeluarkan kecaman pertanda kebenciannya pada pelaku kejahatan yang dilakukan pada anak usia dini.

Tumbuhnya perilaku menyimpang pada diri seorang generasi bangsa biasanya berawal dari pendidikan yang diberikan orangtua, terutama pendidikan dalam hal moral yang tidak pada akarnya.

Pendidikan moral sangat perlu diberikan, mengingat zaman yang dikuasai oleh teknologi membuat anak bebas meniru segala hal yang membuatnya terbiasa hingga merasa nyaman melakukan penyimpangan baik yang dilihat, ditonton, maupun yang didengarkan.

Pendidikan nilai moral ialah tahap dimana seorang anak diajarkan membedakan baik buruk, benar salah. Sehingga dalam kehidupan sehari-hari, ia akan mempengaruhi diterima atau tidaknya di sekitar masyarakat untuk bersosialisasi.

Madrasah pertama anak berada di tangan keluarga, sehingga pendidikan anak merupakan tanggung jawab keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Dalam hal ini, orangtua tidak boleh menganggap pendidikan anak hanya tanggung jawab sekolah. Tugas kita adalah membina kepribadian generasi bangsa sesuai dengan norma dan aturan dalam masyarakat.

Jadilah Sahabat

Ayah dan Ibu memiliki peran yang sama membangun keluarga harmonis, bahagia, dan sejahtera. Setiap orangtua diberikan amanah untuk mendidik anak yang sholeh dan sholehah. Ini merupakan tanggung jawab besar, sehingga faktor kedekatan menjadi salah satu penunjang keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Belajarlah menjadi orangtua yang bisa menjadi sahabat bagi sang buah hati. Jangan sampai anak lebih memilih mencurahkan isi hati pada temannya dibanding orangtuanya. Contoh nyata yang terjadi saat ini ialah beberapa anak justru merasa malu menyampaikan isi hatinya kepada ayah maupun ibunya.

Padahal di sinilah peran penting orangtua dalam perkembangan emosi dan kepribadian anak di masa transisi dari remaja menuju dewasa. Jika demikian, orangtua harus cekatan dengan membangun kedekatan kepada anak sejak masih kecil hingga remaja, agar setiap tindakan anak di luar rumah bisa terkontrol.

Tanamkan Moral Anak

1.Jangan Berbohong

Didiklah anak Anda untuk tidak berbohong. Sampaikan bahwa kejujuran merupakan hal yang sangat penting dan luar biasa dampaknya bagi kehidupan. Selain itu, ajarkan bahwa setiap kebohongan akan mendapatkan ganjaran dari Allah Ta’ala dan bisa merugikan diri sendiri.

2.Meminta Maaf

Ajarkan bahwa maaf bukan hanya digunakan mengakui kesalahan, tapi mengajarkan ia agar terbiasa untuk menerima maaf orang lain. Ini akan membuat anak menjadi pribadi yang lebih rendah hati. Meminta maaf merupakan pendidikan etika yang wajib diajarkan pada anak.

3.Suka Menolong

Berilah contoh secara langsung pada anak mengenai perilaku suka menolong. Hal ini lebih efektif dibanding mendikte yang ada pada buku. Terapkan sifat dermawan dan suka menolong pada anak sejak dini yang akan membantunya menjadi peduli terhadap lingkungannya.

4.Menghargai Orang Lain

Menghargai satu sama lain juga merupakan nilai moral yang wajib diajarkan pada anak. Berikan penjelasan dan arahkan ia agar bisa memahami bahwa perbedaan adalah sesuatu yang harus dihargai.

5.Jangan Menyakiti Orang Lain

Setiap anak wajib diajarkan bahwa tindakan menyakiti orang lain merupakan hal yang tidak dibenarkan. Selain itu, ia juga harus memahami bahwa ada ganjaran yang akan mereka terima jika masih saja menyakiti teman-temannya, seperti misalnya dibenci atau dijauhi oleh orang lain.

6.Jangan Mencuri

Nilai yang satu ini memiliki kaitan yang erat dengan nilai kejujuran, dimana kebiasaan jujur dan tidak mencuri merupakan awal dari kehidupan yang lebih baik. Tanamkan pada pikirannya bahwa mencuri adalah hal yang tidak terpuji dan tergolong sebagai tindakan kejahatan.

Penulis: Indrawati

Leave a Reply