Cinta Tulus Abu Bakar Pada Sang Kekasih

44
Bagikan via

Ummat Islam di seluruh dunia pasti tak akan pernah melupakan sosok yang satu ini. Seorang sahabat luar biasa, sekaligus khalifah pertama Islam setelah Rasulullah Shalallahu Alahi Wasallam wafat. Ia adalah Abu Bakar As-Shiddiq. Sahabat yang telah mencontohkan bagaimana cara mencintai sang kekasih, Rasulullah Shalallahu Alahi Wasallam.

Saat Abu Bakar belum mengenal Islam, ia adalah sosok yang telah dekat dengan Rasulullah Shalallahu Alahi Wasallam. Bahkan dia adalah orang pertama yang menyatakan diri mengikuti Rasulullah masuk Islam. Bahkan dalam sebuah kisah diceritakan, Abu Bakar rela dipukul agar Rasulullah tidak dipukul. Beliau pingsan, dan ketika sadar yang ditanyakan adalah Rasulullah Shalallahu Alahi Wasallam.

Dalam kesehariannya, Abu Bakar adalah seorang lelaki yang lembut hatinya saat membaca Alqur’an. Bahkan orang-orang kafir Quraisy mengeluh kepada Ibnu Dhughnah, agar ia meminta Abu Bakar membaca Alqur’an di dalam rumahnya, tidak di halaman rumah, apalagi di tempat umum. Hal ini dilakukan karena mereka khawatir istri dan anaknya terpengaruh lantunan ayat suci yang dibaca oleh Abu Bakar.

Tatkala Rasulullah sakit menjelang wafat, Sang Nabi meminta Abu Bakar mengimami kaum muslimin. Lalu Aisyah mengomentari hal itu, “Sesungguhnya Abu Bakar adalah seorang yang sangat lembut, apabila ia membaca Alqur’an, ia tak mampu menahan tangisnya.” Aisyah khawatir kalau hal itu mengganggu para jamaah. Namun Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tetap memerintahkan agar Abu Bakar tetap mengimami kaum muslimin.

Digigit Ular Demi Rasul

Dalam perjalanan dakwah Rasulullah, Abu Bakar merupakan da’i pertama bagi Nabi Muhammad Shalallahu Alahi Wasallam. Sosoknya dikenal denganpengorbanan harta dan jiwa semata-mata untuk dakwah.

Karena kecintaannya kepada sang kekasih Rasulullah Shalallahu Alahi Wasallam, Abu Bakar selalu menemani perjalanan dakwah termasuk ketika mereka terjebak dalam gua gelap karena dikejar oleh musuh.

Kala itu Rasulullah sangat lelah dan dalam kondisi sakit, Abu Bakar pun menawarkan pangkuannya sebagai bantal bagi Rasulullah. Rasulullah kemudian terlelap di pangkuan sahabatnya itu. Kemudian seekor ular mendatangi Abu Bakar dan Rasulullah. Sebenarnya bisa saja Abu Bakar membangunkan Rasulullah sebelum ular itu sampai pada mereka, namun melihat Rasulullah yang amat lelap, Abu Bakar tak tega membangunkannya.

Akhirnya ular tersebut menggigit kaki Abu Bakar. Abu Bakar berusaha menahan sakitnya agar Rasulullah tak terbangun, namun sakitnya semakin terasa. Abu Bakar pun menangis. Tangis yang berusaha ditahan itu membuat Rasulullah terbangun dan bertanya, akhirnya Abu Bakar mengaku bahwa ada ular yang telah menggigitnya.

Rasulullah ikut menangis dan segera membantu mengobati Abu Bakar, beliau juga terharu akan kasih sayang Abu Bakar yang luar biasa pada beliau. Itulah dua kisah luar biasa tentang persahabatan antara Rasulullah dan Abu Bakar.

Penulis: Indrawati

Leave a Reply