1.680 Mahasiswa Tadulako Palu Resmi Diterima di Unhas

107
Bagikan via
Sambutan Penerimaan mahasiswa Sit In, Universitas Tadulako, Jumat (19/10/2018) di GOR Unhas./foto Milda

MAKASSAR—Sebanyak 1.600 mahasiswa Tadulako Palu, Sulawesi Tengah resmi diterima di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Upacara penerimaan mahasiswa dilaksanakan di GOR Unhas, Jumat (19/10/2018).

Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu sendiri yang menyerahkan sejumlah nama-nama mahasiswa asal Palu kepada masing-masing dekan fakultas.

Usai menyerahkan nama mahasiswa tersebut, Dwia dalam sambutannya mengatakan, mahasiswa sit in akan ditempatkan sesuai dengan fakultas dan program studi masing-masing mahasiswa. Selain itu, pihak Universitas akan memberikan kartu mahasiswa sementara kepada mahasiswa sit in. Sehingga mereka tetap dapat menikmati seluruh fasilitas yang ada di Unhas.

“Mahasiswa sit in dibebaskan untuk mengakses seluruh fasilitas yang ada di Unhas. Selain itu kalian juga bebas mengikuti UKM yang ada. Kami memberi kesempatan kuliah maksimal sampai dua semester, gratis, bebas biaya,” katanya.

Sementara dekan fakultas teknik Universitas Taddulako, Amar Ali, mengucapkan terima kasih kepada pihak Unhas yang telah bersedia menerima mahasiswanya. Beliau juga menjelaskan bahwa pada tanggal 5 November 2018, Universitas Tadulako akan membuka kembali perkuliahan face to face.

Mahasiswa Sit In registrasi/foto milda

“Bagi mahasiswa Sit in yang ingin mengikuti perkuliahan secara face to face di Universitas Tadulako dipersilahkan, namun bagi yang tetap ingin berkuliah sit in di Unhas  juga tetap dipersilahkan,” jelasnya.

Lanjutnya, meskipun proses perkuliahan mahasiswa Sit in ini dilakukan di Unhas, namun sistem penilaian tetap dilakukan oleh pihak Universitas Tadulako.

Sementara itu, Direktur Komunikasi Universitas Hasanuddin , Suharman Hamzah menjelaskan, Unhas adalah perguruan tinggi yang menerima paling banyak mahasiswa sit in.  Saat ini, terdapat kurang lebih 1680 mahasiswa yang telah mendaftar dan menyerahkan formulir sejak dibukanya proses pendataan pada tanggal 3 Oktober lalu. Dimana, pendaftar terbanyak adalah mahasiswa fakultas tehnik yakni sebanyak 363 orang.

Suharman Hamzah juga menjelaskan bahwa sit in ini tidak begitu membebankan perkuliahan yang begitu berat kepada mahasiswa. Selain itu, setelah acara ini pihak universitas akan memberikan bimbingan konseling kepada mahasiswa sit in. “Tujuannya untuk melihat kondisi mahasiswa apakah telah siap untuk menlanjutkan kuliah kembali atau belum,” katanya.

 

Laporan : Milda

Editor    : Andi Amriani

 

Leave a Reply