Penipuan Online Timpa Warga Takalar, Rp24 Juta Raib

339
Bagikan via

TAKALAR — Penipuan online kembali berulah, kali ini warga Takalar dengan inisial RK menjadi korbannya. Pelaku berhasil mengantongi uang senilai Rp.24 juta.

Ini berawal dari pembelian produk berupa sepatu lewat akun instagram. Setelah melakukan pemesanan sejak dua hari lalu beserta transaksi pembayaran, hari ini (Kamis, 18/10/2018) tepatnya setelah Maghrib si pelaku kemudian memberikan konfirmasi.

Melalui nomor telepon 0816271930, penipu yang mengatasnamakan kariyawan beacukai ini bermodus adanya penggeledahan dari beacukai dan disangka ditemukan narkoba dalam produk.

RK mengisahkan dirinya diancam akan dilaporkan ke polisi atas tuduhan pembelian barang ilegal yang dibeli dari China tanpa pajak.

“Dia bilang kami mencurigai kirimannya, makanya kami bongkar dan ada narkoba. Ini juga barangnya ilegal karena dari China jadi ibu jarus bertanggungjawab, kalau tidak kami laporkan ke pihak yang berwajib,” katanya menirukan ucapan pelaku.

“Saya gugup dan takut. Bahkan saya berhubungan dengan si pelaku lewat telpon dengan posisi di luar rumah. Tidak ingin biarkan ada keluarga yang tahu,” ceritanya.

Pengiriman uang tersebut dilakukan sebanyak tiga kali. Pengiriman pertama dengan jumlah Rp3.750.000 dan selanjutnya pengiriman kedua dan ketiga masing-masing Rp10 juta. Rekening yang digunakan pun berbeda, BNI dan BRI. Ditambah pengiriman transaksi produk senilai Rp600 ribu. Sehingga total penipuan online ini sebesar Rp24.350.000.

Korban kemudian baru mengetahui dirinya tengah ditipu ketika dia kembali ke rumah dan memceritakan kejadian ini kepada keluarga.

Sebelumnya, korban menganggap hal ini wajar sebab sebelumnya, pihak pengirim mengaku akan bertanggungjawab atas kejadian tersebut dan akan mengganti uang yang dikirimkan.

“Kami fikir ini adalah sobis, sebuah jaringan penipuan yang terdiri dari beberapa orang,” papar Zul, Penyidik Reskrim Polres Takalar saat korban melakukan pelaporan.

Penulis: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply