Pameran Potensi Hasil Hutan Indonesia 2019, Dilaksanakan di Sulsel

111
Bagikan via
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang menerima panitia Ppameran potennsi hasil hutan Indonesia, Kamis (17/10/2018) di ruang kerjanya ./ humasprov

MAKASSAR – Pameran potensi hasil hutan Indonesia tahun 2019 akan dilaksanakan di Sulsel. Ini pertama kalinya untuk Sulsel. Selama ini, sudah 10 kali dilaksanakan di pulau Jawa.

Kegiatan bertajuk “Indogreen Environment and Forestry Expo 2019” dilaksanakan selama empat hari. Terhitung tanggal 4-7 April mendatang di Makassar, Sulawesi-Selatan.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang menerima panitia pelaksana kegiatan, Kamis (17/10/2018) di ruang kerjanya mengauki kegiatan tersebut sangat baik. Karena itu, pihaknya menekankan pengelolaan lahan kritis juga harus diperhatikan dan disosialisasikan. Sehingga dampak bahaya-bahaya yang ada dapat dihindarkan. “Kita tidak ingin mewariskan air mata, tetapi kita ingin mata air,” katanya.

Ia juga  menyampaikan keberhasilan Bantaeng dalam pengelolaan sumber daya air. Termasuk melalui gerakan menanam pohon. Sementara untuk penyelenggaraan, mantan Bupati Bataeng ini menyarankan bukan hanya di Kota Makassar tetapi daerah lainnya di Sulsel bisa menjadi alternatif.

Kepala Biro Humas Kementerian LHK, Jati Witjaksana menemui Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di ruang kerja gubernur, Kamis (17/10/2018)/humasprov

Kepala Biro Humas Kementerian LHK, Jati Witjaksana menjelaskan alasan pemilihan Sulsel karena sosialisasi tentang kepedulian lingkungan dan hutan bukan hanya di Jawa tetapi di daerah lainnya.

“Alasannya, tentang pengembangan kehutanan di daerah, mereka juga bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh Kementerian Kehutanan,” sebutnya.

Jati juga berharap dan peran serta masyarakat dalam pengendalian lingkungan, termasuk dari generasi muda. “Bagaimana pengendalian lingkungan dan bagaimana dilakukan oleh generasi muda, pramuka, mahasiswa hingga anak TK sejak dini. Kami ajak mememahami arti penting hutan dan lingkungan hidup,” harapnya.

Sementara itu Ketua Panitia Acara Syukur Sakka menyebutkan, di Sulsel untuk acara ini juga mensosialisakan bagaimana mengambil hasil hutan tanpa merusak.”Ini untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya hutan untuk pelestarian lingkungan,bagaimana mengelola hutan, mengambil manfaat tanpa merusak hutanya,” paparnya. (rls)

 

Editor : Andi Amriani

Leave a Reply