Jadikan Suami Teman Berbagi

115
Bagikan via
Foto ilustrasi pasangan suami istri bahagia/foto internet

Membangun sebuah rumah tangga tentunya dengan pondasi yang kuat, kuat menghadapi rintangan dan tantangan yang datang menghampiri. Sebagai teman hidup, tentunya suami istri menjadi teman berbagi layaknya dua sahabat harus dekat dan terbuka satu sama lain.

Karenanya, sangatlah dibutuhkan komunikasi yang baik antara suami dan istri, keduanya harus bisa menghindari segala bentuk pertengkaran. Suami harus bisa menjadi teman dalam suka dan duka begitupula dengan sang istri.

Sebagai suami, tentunya harus lebih dewasa mengerti dan memahami prilaku sang istri yang terkadang sangat manja dan suka muncul sifat egois serta memperlihatkan sifat kekanak-kanakannya. Tidak selamanya, sang istri selalu tersenyum menyambut suami pulang kantor, disebabkan berbagai kerjaan rumah yang dilakukan sendiri. Belum lagi jika sudah memiliki anak yang rewel dan nakal.

Nah, jika hal ini terjadi, suami sebagai teman hidup harus bisa memahami kondisi sang istri. Sekalipun lelah karena disibukkan pekerjaan kantor, suami harus bisamembaca dan memahami peran seorang istri. Tidak selamanya istri bisa tersenyum, maka suamilah yang harus membuatnya selalu tersenyum.

Sebaliknya seorang istri tentu harus membiasakan untuk terbuka kepada suami, saat sang suami sedang santai sepulang dari kantor,bisa berbagi cerita. Cerita tentang keluh kesah selama menjaga anak atau masalah lainnya.

Selain itu, sang istri juga harus mau mendengarkan keluhan suami yang seharian bekerja untuk kebutuhan keluarga. Menjadi pendengar setia dan pemberi masukan jika ada masalah di kantor. Seorang istri ataupun suami harus menjadikan pasangan sebagai teman istimewa.

Sebab hingga saat ini, tercatat masih banyak pasangan yang sudah menikah tetapi tidak lupa untuk menjadikan pasangannya sebagai teman berbagi, berbagi suka, berbagi duka. Saling memberikan masukan dan saling menasehati.

Luangkan Waktu Berdua

ilustrasi pasangan bahagia/foto internet

 

Meski sudah berumah tangga, pasangan seharusnya meluangkan waktu untuk berdua sekalipun sudah memiliki momongan. Sekadar duduk bersama, nonton atau masak bersama. Kondisi seperti ini, tidak akan menghadirkan rasa jenuh, bosan dan juga tidak akan menimbulkan prasangka.

Bermesraan dengan pasangan tidak harus di tempat istimewa, di tempat-tempat yang indah. Sambil nonton TV membahas berita, dan cerita film atau sinetron juga bisa membuat pasangan kita senang.

Pasangan suami istri harus menghindari, berlama-lama dengan gadged menyibukkan diri dengan membalas BBM, WA, atau sibuk main game. Sebab kondisi seperti ini akan menghadirkan rasa tidak nyaman.

Penulis : Andi Amriani

 

Leave a Reply