Hadirkan Kehangatan dalam Rumah Tangga

150
Bagikan via
pasangan suami istri sedang berbagi cerita/foto internet

Kondisi kehidupan keluarga sangat fluktuatif. Kadang berada dalam suasana yang bahagia, nyaman, tenteram dan tenang.

Namun kadang bergolak, suasana ketegangan terkadang hadir dan membuat suami atau  istri tertekan secara psikologis sehingga kehidupannya tidak begitu bahagia. Perubahan suasana seperti itu, begitu cepatnya hadir menghantui sebuah keluarga yang semula bahagia dan ceria.

Sebaliknya, keluarga yang semula sudah berada di ambang kehancuran, tiba-tiba tampak sedemikian mesra dan bahagia pada hari berikutnya. Semuanya dikembalikan kepada pasangan masing-masing.

Jika dalam kondisi seperti ini terjasi dan salah satu dari pasangan tidak ada yang mengalah maka akan menghadirkan konflik berkepanjangan sehingga berakhir pada perpisahan.

Sebaliknya, pada pertengkaran yang panjang namun, salah satu dari pasangan berusaha sabar dan mengalah, dengan memikirkan banyak hal, entah itu anak atau orang tua mereka, maka dengan sendirinya kita merubah ketegangan menjadi kebahagiaan.

 Ketegangan dalam keluarga merupakan konsekuensi dari interaksi tanpa jarak dan terjadi setiap hari. Suami dan istri bertemu dan hidup di rumah yang sama, di kamar yang sama, di ranjang yang sama.

Setiap saat berinteraksi dan berkomunikasi, tanpa jeda, tanpa batas waktu. Ketegangan juga muncul karena tingginya harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan.

Dengan kata lain, ketegangan hubungan adalah sebuah kemestian dalam kehidupan keluarga. Yang diperlukan adalah upaya untuk meredakan dan meminimalisir peluang kejadiannya.

Suami dan istri harus memiliki kesadaran dan keterampilan untuk mengelola berbagai faktor pemicu munculnya ketegangan, dan meredakan ketegangan apabila sudah terlanjur terjadi.

 Ciptakan Suasana Nyaman

Sepasang suami istri sedang refreshing di pantai/foto internet

Setiap keluarga pasti pernah mengalami suasana ketegangan hubungan antara suami dan istri, atau antara orang tua dengan anak. Ada dua jenis ketegangan yang biasa terjadi dalam kehidupan keluarga, yaitu ketegangan psikis dan ketegangan fisik. Yang dimaksud dengan ketegangan psikis adalah suasana tidak nyaman yang terjadi antara suami dan istri.

Misalnya tidak nyaman untuk bicara, tidak nyaman untuk bercengkerama, sering salah paham dalam berkomunikasi, dan sering emosi terhadap pasangan. Suami dan istri saling melukai perasaan dan menyakiti hati pasangan.

Untuk menghadirkan rasa nyaman dalam kehidupan rumah tangga, sebaiknya setiap pasangan menjadwalkan untuk liburan bersama, jalan-jalan bersama keluarga.

Bisa juga dengan menghabiskan waktu di rumah dengan berbagai kegiatan menarik, seperti halnya membersihkan lingkungan rumah. Membuat taman atau berbagi pekerjaan rumah. Berusahalah untuk menghadirkan rasa nyaman ketika berada di rumah.

 

 

Penulis : AndiAmriani

Diolah dari berbagai sumber

 

 

 

 

Leave a Reply