200 Korban Gempa Tiba di Takalar, Seperti Ini Sambutan Pemerintah

136
Bagikan via

MAKASSAR— Sebanyak 200 orang warga Takalar ikut merasakan dahsyatnya gempa memporak porandakan Donggala dan Palu Jumat (28/9/2018).

Warga Takalar tersebut sudah lama merantau di Palu. Ketika gempa mereka berusaha menyelamatkan diri dan memilih kembali ke kampung halamannya.

Pemerintah kabupaten Takalar menyambut para korban bencana alam ini dengan memberikan bantuan secara langsung berupa makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya.

Selain bantuan logistik, Pemkab Takalar juga menyiapkan tempat tinggal sementara, jika ada korban yang tidak memiliki kerabat atau keluarga untuk menumpang di Takalar.

Sejauh ini sudah banyak warga kita yang terkena dampak gempa dan tsunami di Palu kembali ke Takalar. Masing-masing kembali dan menumpang di rumah keluarganya.

Kalaupun kedepan ada warga yang tidak memiliki tempat untuk menumpang tinggal, maka dari Pemkab Takalar akan menyediakan tempat bagi mereka.

“Disini tugasnya kepala desa dan lurah untuk melaporkan kalau misalnya ada korban yang tidak memiliki tempat tinggal sementara,” Jelas Penjabat Sekretaris Daerah Drs. Arsyad, MM, ketika ia meninjau logistik yang akan dikirim ke Palu, Jumat (5/10/2018) sore.

Selain menyediakan tempat tinggal sementara, Pemkab Takalar juga akan memprioritaskan pendidikan, bagi anak-anak korban gempa. Mereka bisa melanjutkan pendidikan di Takalar, khususnya yang masih duduk dibangku sekolah dengan sistem sit in.

“Saat ini kan banyak yang anak-anak korban gempa dan tsunami di Palu yang berada di Takalar putus sekolah. Tentunya untuk bersekolah kembali, membutuhkan surat keterangan pindah dan itu tidak mungkin karena kondisi mereka,” katanya.

Sehingga Pemkab Takalar, akan memberikan perlakuan khusus bagi mereka ini untuk bersekolah kembali. Seperti sistem sit in.

Arsyad menambahkan Pemkab Takalar akan membantu para korban gempa asal Takalar, baik yang telah tiba maupun yang masih berada di tempat penampungan di Palu, Sulawesi Tengah. (Rls)

Editor : Andi Amriani

Leave a Reply