1-15 Oktober, Posyandu di Makassar Dibuka Setiap Hari

25
Bagikan via
Pertemuan kader Posyandu PKM Maradekaya jelang pengoperasian posyandu 1-15 Oktober dibuka setiap hari untuk mencapai target Imunisasi MR pada warga Kota Makassar, Sabtu (29/09/2019). Foto: Dok.PKM Maradekaya

MAKASSAR – Dalam rangka memaksimalkan kinerja pos pelayanan terpadu (posyandu) terhadap cakupan Imunisasi Measles Rubela (MR), Dinas Kesehatan Kota Makassar saat ini tengah mengambil kebijakan membuka posyandu setiap hari, terhitung 1-15 Oktober 2018 mendatang.

“Iya, posyandu akan kami buka 1-15 Oktober, pertemuan dengan kader-kader di setiap puskesmas juga sudah digelar,” ungkap Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat, Ita Anwar kepada Timurindonesia.com melalui telepon selulernya, Sabtu (29/09/2018).

Hal ini juga dibenarkan Kepala Puskesmas Jongaya, dr Hataze Nurna. Dikatakan, pihaknya telah melakukan refreshing kader yang juga sangat didukung oleh pemerintah setempat, untuk mendukung cakupan 95 persen Imunisasi MR. Hal ini terbukti dari kehadiran Bu Camat di tempat yang sama.

Kepada kader, ungkap dr Nurna, pihaknya memberikan motivasi untuk terus melakukan pendekatan persuasive kepada sasaran, sebab kader yang merupakan bagian masyarakat setempat lebih tahu karakter masyarakat.

“Kami memotivasi mereka, bersama-sama mengajak warga untuk diimunisasi, dengan segala manfaat yang dihasilkan dari Imunisasi MR,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dilakukan Kapus Maradekaya, Drg Adrina Zadaruddin yang mengaku, telah melakukan pertemuan dengan kader Jumat kemarin (28/09/2018) sekaitan dengan operasi posyandu yang ditingkatkan menjadi setiap hari sejak 1-15 Oktober nanti.

Betapa tidak, Drg Adrina menyebutkan, capaian Puskesmas Jongaya sampai saat ini baru mencapai 52 persen, sehingga masih sangat butuh kerja ekstra dari semua pihak, terutama para kader posyandu.

“Jadi kemarin pagi, saya sendiri yang memberikan arahan tekhnisnya, kami sesuaikan dengan titik cakupan yang rendah, sehingga bisa saja ada posyandu yang kami gabungkan untuk memberikan pelayanan imunisasi MR,” terangnya.

 

Penulis: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply