Berangkat Besok, Danny Pomanto Kukuhkan TIM Solidaritas Makkassar untuk Palu

138
Bagikan via
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat mengukuhkan Tim Solidaritas Makassar untuk Palu di pelataran lantai II DPRD KOta Makassar, Sabtu Sore (29/09/2018). Foto: Dok.Timurindonesia.com

MAKASSAR — Dalam rangka misi kemanusiaan, Tim Solidaritas Makassar untuk Palu akan bertolak ke Donggala dan Palu, Minggu Pagi (1/10/2018) untuk membantu korban bencana gempa bumi yang berkekuatan 7,7 SR, Jumat kemarin (28/09/2018).

Hal ini diketahui setelah secara resmi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengukuhkan Tim Solidaritas Makassar untuk Palu di pelataran lantai 2 Gedung DPRD Kota Makassar, Sabtu Sore (29/09/2018).

Pria yang akrab disapa Danny, mengatakan, Makassar sudah seharusnya memberikan bantuan semaksimal mungkin kepada warga Palu, sebab tidak sedikit dari masyarakat yang bermukim di Palu berasal dari Makassar. Tidak hanya itu, Makassar merupakan Kota yang paling dekat dari Donggala, Sulawesi Tengah.

“Tim yang dikukuhkan hari ini adalah tim terbaik kita untuk tugas kemanusiaan di Palu dan sekitarnya,” ungkap Danny.

Tim solidaritas terbaik yang dimaksud terdiri dari tim khusus pemadam kebakaran, tim dokter dan tim relawan, yang jika dijumlah sekitar 50 orang.

“Dan malam ini kita harus tuntaskan persiapannya, InsyaAllah besok kita lepas untuk terjun langsung menolong saudara saudara kita di Palu. Disiapkan dua rute yaitu melalui laut dan darat,” paparnya.

Lewat tim ini, Danny mengaku telah berinisiatif membantu korban gempa bumi dengan menyiapkan tim khusus sesuai kemampuannya masing-masing. Mereka terdiri dari tim ahli pembongkaran yang sudah terlatih serta beberapa tim motor.

Dia pun menceritakan tentang kondisi Ibu Asisten II. “Beliau sedikit demam, Kita pun sudah mengirim dokter kesana dan LO kebetulan beliau adalah anak dari Pak Ferdy Amin,” katanya.

Hingga saat ini, aktivitas penerbangan di Bandara Mutiara, Palu, masih dinyatakan tertutup oleh pemegang otoritas penerbangan setempat. Sehingga untuk kembali ke Makassar hanya menggunakan jalur darat dan laut.

 

Laporan: Andi Gustiani

Editor: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply