Siapkan Aplikasi Mobile dan Sertifikat Hak Lahan untuk Pedagang

86
Bagikan via
Dialog rutin Wali Kota di Cafe Alps Jl. Ratu Langi/dok.humasprov

Menata Pasar Sentral Pasca Pembongkaran

 MAKASSAR–Cerita dari dialog rutin Wali Kota yang digelar di Cafe Alps, terkait wajah baru pasar sentral pasca pembongkaran tentunya menarik perhatian banyak orang. Tidak hanya pedagang tetapi juga masyarakat Makassar.

Banyak yang berharap adanya perubahan pasca pembongkaran dan tidak merugikan sejumlah pedagang. Apalagi pasar sentral sudah terkenal sejak beruluh tahun yang lalu, bahkan telah menjadi bagian dari sejarah. Pembeli yang datang bukan hanya dari Makassar tetapi juga dari luar daerah, tidak heran jika setiap hari pasar yang terletak di Jl Yos Sudarso itu selalu ramai dan padat pegnjung, sekalipun terkesan semraut.

Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya tergerak untuk menata kembali pasar sentral tersebut salah satunya dengan memperbaiki layanan. Setiap pedagang menggunakan aplikasi mobile. Selain itu, pihaknya juga segera mengadakan sertifikat hak lahan. “Sebagian pedagang hanya memiliki SK Wali Kota, ini sangat penting,” ujar Syafrullah Direktur PD Pasar Makassar Raya.

Lanjutnya, pemerintah punya peran yang besar untuk memfasilitasi pedagang kecil di pasar sentral dan harus diberikan edukasi yang baik.

Di tempat yang sama Pakar Ekonomi Dr.Rosneni Daga mengatakan, pasar identik dengan jorok karena kurang tertata, dekat pasar juga ada kanal yang difungsikan sebagai tempat sampah.

Pemerintah harus fasilitasi  pembuangan sampah yang disertai aturan atau  regulasi dan edukasi. Harga juga harus diatur oleh pemerintah agar pedagang tidak seenaknya menentukan harga. “Pemerintah harus tegas hadapi pedagang yang membuat lapak,” katanya.

 

Laporan : Gusti

Editor    : Andi Amriani

 

Leave a Reply