Batas Wilayah Takalar-Jeneponto Resmi Ditetapkan Permendagri

92
Bagikan via
foto dok.humas prov

Segera Menyusul Takalar-Makassar

JAKARTA–Sejak diberlakukannya UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU 6/2014 tentang Desa. Batas daerah menjadi sangat tinggi urgensinya dalam rangka tertib administrasi pemerintahan. Karena itu Direktorat Toponimi dan Batas Daerah Kementerian Dalam Negeri mengumpulkan pemerintah kabupaten/kota dalam rangka melakukan verifikasi batas antar daerah di Jakarta dari 24-26 September 2018.

Dalam pertemuan tersebut yang berhasil diajukan menjadi produk hukum dalam bentuk Peraturan Menteri Dalam Negeri hanya segmen batas Kabupaten Takalar dengan Kabupaten Jeneponto sementara segmen batas yang lainnya masih dalam tahap verifikasi antar perwakilan pemerintah kabupaten/kota.

Pj. Sekda Takalar menyampaikan rasa syukur karena batas antar daerah Takalar-Jeneponto tidak menemui kendala untuk segera di ajukan dalam bentuk Permendagri karena sesungguhnya memang tidak ada masalah, pada kegiatan ini segmen batas Takalar- Jeneponto  satu-satunya segmen yang bisa diajukan dalam pertemuan ini diantara empat segmen yang direncanakan oleh Kemendagri.

Batas Wilayah Takalar-Jeneponto/dok humas prov

Lanjut Arsyad Taba, ini merupakan hasil kerja keras tim penegasan batas daerah kabupaten Takalar yang dimotori oleh bagian tata pemerintahan selama ini telah bekerja maksimal dalam rangka perjuangan untuk mempertahankan batas-batas daerah dan hasilnya sudah di legalkan hari ini.

Sementara itu Baharuddin Limpo selaku Kabag Tata Pemerintahan menyampaikan rasa syukurnya atas ditetapkannya Permendagri Batas Takalar-Jeneponto yang sudah di tandatangani oleh kedua belah pihak di depan Direktur Batas Daerah Kemendagri, semoga batas antara kabupaten yang lain juga bisa segera menyusul yakni Takalar-Makassar dan Takalar-Gowa.

Lanjut Baharuddin Limpo, bahwa sebenarnya Pemkab Takalar sudah siap dengan segmen lainnya tetapi secara internal kabupaten/kota lain belum finalisasi tim penegasan batas daerahnya sehingga mereka akan melakukan finalisasi terlebih dahulu, tegasnya. (rls)

 

Editor  : Andi Amriani

Leave a Reply