Tidak Efektif ! Anggaran Makan Minum Pemprov Sulsel Rp 150 Miliar

149
Bagikan via

Segera Lakukan Evaluasi

MAKASSAR– Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menilai anggaran makan dan minum di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sebesar Rp 150 miliar, tidak efektif.

Dia menekankan pentingnya prinsip efektifitas dalam pengalokasian anggaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Alokasi anggaran untuk belanja dan fisik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat secara umum harus berimbang,” katanya saat menjadi inspektur upacara bendera yang digelar di lapangan upacara Kantor Gubernur Sulsel, Senin (25/9).

Salah satu yang dicontohkan Wagub yakni Belanja Makan Minum yang terdapat pada masing-masing OPD. Ia pun berharap hal ini bisa dievaluasi agar anggaran tersebut jangan melampaui anggaran fisik, yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya Kemarin jalan-jalan ke Bone, Kita lihat, disana sepanjang alur sungai dari udara itu kelihatan kering semua sawah orang padahal jarak dari sungai sangat dekat,” lanjutnya.

Kemudian harus dicatat ini, anggaran sekarang untuk jembatan, untuk jalan 250 M plus minus ,sementara belanja makan minum 132 miliar.

:Saya bilang yang tidak efektif, kita harus efisiensi dalam penganggaran. Tetapi bagaiman kita melihat kesejahteraan pegawai, harus ada balance yang berbasis kinerja. Kita sudah ada jalur melalui TPP, ” papar Andi Sudirman.

Wagub pun menegaskan akan melakukan perbaikan sistem khsususnya terkait penganggaran. Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan rutin melakukan review, setiap enam bulan sekali untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lingkup Pemprov.

Hal ini telah dilakukan dengan memberi kesempatan para pegawai untuk memasukkan keluhan dan saran langsung kepada Wagub. Menanggapi masukan tersebut, Andi Sudirman mengaku sudah melakukan pengecekan langsung termasuk bedah anggaran.

“Saya bedah satu persatu itu anggaran, ada apa sih sebenarnya , saya lihat ini harus ada efisiensi, efektifitas dalam pengalokasian anggaran.Efektif itu tempatkan pada tempatnya, kalo tempatnya disitu ya memang harus disitu” tegasnya.

Dengan pola tersebut diharapkan sistem yang terbangun akan semakin baik dan berdampak pada kesejahteraan bersama dan manfaatnya semakin besar kepada masyarakat Sulsel. (Rls)

Editor : Andi Amriani

Leave a Reply