Sumber Zakat Minim, RPJMD Makassar 2017 Butuh Revisi

85
Bagikan via

MAKASSAR — Minimnya sumber daya zakat yang masuk di Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) Makassar, mendapat masukan dari Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal Mi. Dia meminta agar dilakukan revisi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)2017.

“Semoga output dari kegiatan ini dapat membantu mempercepat penuntasan pembahasan pansus yang sebenarnya menjadi salah satu harapan kita untuk memperoleh sumber daya tambahan dalam RPJMD,” katanya saat menghadiri diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pengelolaan Zakat wilayah Kota Makassar di Ruang Sipakalebbi, Kantor Balaikota Makassar, Jumat (21/9/2018).

Pertemuan tersebut membahas tentang pengelolaan zakat, infak, sedekah dana sosial keagamaan lainnya di Kota Makassar.

Menurutnya, dalam revisi RPJMD 2017 itu sudah dicantumkan dengan jelas bahwa salah satu sumber daya yang mampu mendorong faktor-faktor produksi di Kota Makassar itu adalah badan amil zakat.

“Alhamdulillah dari Baznas sudah memperlihatkan kinerja yang sangat luar biasa dengan melaksanakan beberapa program produktif salah satunya dalam bentuk penguatan perda pengelolaan zakat, infak dan sedekah,” tuturnya.

“Selain itu, kita juga mengharapkan ada bantuan dari forum CSR dan sumber daya lainnya. Namun hingga saat ini yang diberikan dari pihak CSR belum sesuai yang kita inginkan,” tambahnya.

Hadir dalam kegiatan Ketua Pansus Ranperda, Rahman Pina, Ketua Baznas Makassar, Aniz Zakaria Kama dan OPD terkait. (rls)

Editor: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply