Puting Beliung, Delapan Rumah Warga Takalar Rusak

205
Bagikan via

TAKALAR — Sedikitnya delapan rumah warga di Takalar porak-poranda akibat angin puting yang menerpa dua lokasi di Kabupaten Takalar dalam empat hari terakhir. Kejadian tersebut menimpa satu rumah warga Kampung Beru, Kecamatan Polongbangkeng dan tujuh rumah warga Kampung Tala, Galesong Utara.

Musibah ini terjadi hari ini, Rabu (19/09)
sekitar pukul 15.43 wita. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerusakan rumah warga akibat angin puting beliung ini cukup parah. Ditaksir jumlah kerugian mencapai jutaan rupiah.

Salah satu keluarga yang tertimpa musibah yakni Dedi Dg Ngunjung. Atap rumahnya rusak berat. Kejadian ini bahkan membuat dinding rumah korban roboh.

Satu rumah warga yang sebelumnya diterpa angin puting beliung adalah rumah milik Daeng Gea warga di Lingkungan Kampung Beru, Kelurahan Rajaya, Kecamatan Polongbangkeng Selatan. Kejadian tersebut terjadi empat hari sebelumnya (16/09) pada pukul 11.50 Wita. Akibatnya, bagian atap rumah panggung milik Daeng Gea terbongkar.

“Dengan adanya kejadian, kita semua harus meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana. Mari sama-sama saling tolong menolong untuk meringankan beban. Pemerintah berusaha membantu secara maksimal untuk meringankan beban warga. Kita akan maksimalkan melalui dinsos dan BNPB, Baznas dan lembaga charity lainnya dan saya kira di Apbdes juga tersedia dana untuk penanggulangan bencana,” Tandas Bupati Takalar Syamsari Kitta.

Selain dari dua daerah diatas, dua desa lainnya terkena bencana alam puting beliung yakni di Dusun Soreang Baru, Desa Tamalate, dan di Desa Bontolanra yang keduanya berada di wilayah kecamatan Galesong Utara.

Editor: Haryuna

Leave a Reply