Cegah Kanker Serviks, Makassar Jadi Demonstrasi Projek Imunisasi HPV 2018

203
Bagikan via

MAKASSAR — Demonstrasi projek Imunisasi Human Pappilloma Virus (HPV) untuk kedua kalinya kembali digelar, dan kali ini Makassar dipilih menjadi salah satu tempat pelaksanaan demonstrasi dengan tujuan mencegah penyebaran virus pappiloma yang menyebabkan kanker serviks.

Tingginya kasus kanker serviks di Makassar menjadi salah satu alasannya, sehingga pemerintah dalam hal ini Kementrian Kesehatan memilih Makassar, Surabaya dan Manado menjadi tempat demonstrasi di tahun 2018. Setelah sebelumnya, kegiatan serupa telah berlangsung di Jakarta dan Yogyakarta di tahun 2017.

Menandai pelaksanaan demonstrasi, Dinas Kesehatan Kota Makassar menggelar Workshop Demonstrasi Imunisasi HPV 2018 di Hotel Aryaduta Makassar, Rabu (19/09/2018) dengan menghadirkan seluruh unsur pemerintahan dari berbagai sektoral yang juga harus ikut andil untuk kelancaran dan kesuksesan kegiatan ini.

Mereka adalah, Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Dinas Kesehatan Kota Makassar, Kemenag Kota Makassar, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Camat se-Kota Makassar, Dinas Pendidikan, UPTD Pendidikan Kecamatan, MUI Kota Makassar, TP PKK Kota Makassar, KepalaPuskesmas se-Kota Makassar, Petugas Imunisasi dan Pengelola IVA puskesmas se-Kota Makassar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Dr Naisyah Azikin pada sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan kegiatan pemerintah berskala nasional sehingga membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

“Melaui workshop ini diharapkan masyarakat bisa memahami perlunya pemberian  vaksinasi HPV untuk manangkal terjadinya kanker serviks,” ucapnya.

Dalam workshop tersebut  Kementrian Kesehatan dan Dinkes Makassar memberikan bimbingan dan pemahaman mengenai Imunisasi HPV untuk mencegah kanker serviks sejak dini.

“Untuk menangkal  kanker serviks, vaksinasi dilakukan pada siswi kelas 5 SD atau usia 10 tahun. sehingga dalam memasuki usia perkawinan risiko terkena kanker bisa lebih dicegah mulai sejak dini,” papar Dr Naisyah.

 

Penulis: Nur Suhra Wardyah

Leave a Reply