Nurdin Minta Stakeholder Antisipasi Hoax dan Isu Politik

96
Bagikan via

MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah meminta kepada seluruh stakeholder sedapat mungkin untuk mengantisipasi berita palsu atau hoax serta isu politik. Menyusul akan digelarnya pesta demokrasi Pemilu 2019 akan datang.

Nurdin menyebutkan, tantangan Pilpres 2019 berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Karena pemilihan umum dalam waktu dekat akan bergandengan antara Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan berbagai tingkat. Salah satu hal yang perlu diantisipasi, adalah gejolak di masyarakat karena adanya berita palsu atau hoaks serta isu politik.

“Para kontestan diharapkan harus lebih arif dalam bersikap, sehingga menciptakan Pilpres yang berhasil. Yang harus diantisipasi adalah berita hoax serta isu politik,” katanya dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pengamanan Pemilu Tahun 2019, di Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua Polda Sulsel, Selasa (18/9).

Menurut Nurdin, Tidak sulit menciptakan hal demikian, karena semua stakeholder dapat bekerja dengan adil serta komitmen politisi untuk menjadi negarawan. Pihaknya berharap, Pemilu 2019 tidak hanya menghasilkan Pemilu yang aman dan damai. Tetapi setelah itu menghasilkan negarawan-negarawan.

Modal awal dalam menciptakan Pemilu untuk Pilpres dan Pileg yang sukses dan berhasil adalah pelaksanaan Pilkada dan Pilgub yang lalu. “Tidak ada yang menduga sebelumnya, Sulsel yang masuk Pilkada zona merah menjadi zona hijau. Ini bukan pekerjaan ringan, tetapi karena adanya kerja tim yang solid,” sebutnya.

Memantapkan sinergisitas dalam menghadapi tantangan politik Pileg dan Pilpres

Untuk itu, Nurdin juga meminta para kepala daerah hingga tingkat desa untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat. Sehingga selain pelaksanaan yang sukses. Juga aktivitas kegiatan masyarakat tetap berjalan dengan baik. Seperti kegiatan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel, Irjen Pol Umar Septono, mengajak menyatukan persepsi dan memantapkan sinergisitas dalam menghadapi tantangan politik Pileg dan Pilpres. Sehingga suasana tetap kondusif demi mewujudkan pemilu yang aman, damai dan sejuk.

Ketua KPU Sulsel Misnah Attas, menyampaikan, Rakorda ini penting dalam membangun komunikasi awal sebagai mana Pilkada 2018, dengan harapan pelaksanaan Pemilu 2019 yang lebih baik.

“Banyak pihak memberikan apresiasi Sulsel dari zona merah menjadi zona hijau. Zona hijau ini yang harus dipertahankan, jangan sampai balik lagi (ke zona merah),” sebutnya.

Editor : Haryuna

Leave a Reply