Cekcok dengan Pasangan, Begini Cara Mengatasinya

81
Bagikan via

Dalam rumah tangga yang namanya cekcok dengan pasangan itu hal yang biasa. Terkadang masalah sepele menjadi besar, sebaliknya yang besar malah disepelekan sehingga terjadilah perdebatan hebat antara suami dan istri.

Nah, kalau seperti ini sifat egois mulai muncul, tidak ingin mengalah, merasa benar atau takut dibilang salah. Tetapi, akankah sifat egois terus merasuki kita ? maukah kita bermusuhan dengan pasangan kita selamanya ?

Dalam rumah tangga keluarga islami, semua ada solusinya, harus ada jalan keluarnya. Kembalilah berfikir bahwa pernikahan itu bukan sesuatu yang sepele harus dipertahankan. Sebab telah membangun sebuah keluarga.

Kalau sejak awal menikah kita berfikir ingin membangun keluarga yang harmonis maka harus dipertahankan, teruslah berjuang untuk menggapai tujuan tersebut. Tidak hanya masalah sepele lalu pernikahan berakhir dengan perceraian.

Karena itu, ketika cekcok dengan pasangan, sebaiknya di rahasiakan dari orang lain. Cukuplah Anda dan pasanganmu yang tahu. Usahakan agar tidak terdengar keluar kamar atau keluar rumah.

Tidak perlu curhat ke teman atau keluarga lainnya, sebab biasanya pendapat orang berbeda-beda. Ketika sudah ada orang kedua dan ketiga ikut campur dalam rumah tangga maka ceritanya akan berbeda. Masalah yang seharusnya bisa diselesaikan berdua eh, malah semakin rumit karena meminta pendapat orang lain.

Pandai Melihat Situasi

Dalam suatu interaksi dua manusia yang berlatar belakang baik secara kultur, karakter dan gaya hidup, sudah dapat dipastikan tidak akan lepas dari suatu pergesekan nilai dan kebiasaan, sehingga menimbulkan suatu percekcokan. Hal ini sangat wajar dan manusiawi.

Ada pasangan yang mampu mengatasi masalah tersebut dengan baik, namun ada juga yang tidak mampu menyelesaikannya. Permasalahan yang sebenarnya kecil, akhirnya menumpuk dan menjadi bom waktu yang akan menghancurkan bahtera rumah tangga yang sedang dibangun.

Komunikasi menjadi bagian yang sangat penting dalam hubungan perkawinan. Bagaimana mungkin masing-masing pasangan mengetahui keinginan dan harapan pasangannnya kalau tidak adanya komunikasi yang baik.

Maka dari itu usahakanlah untuk memiliki intensitas dan kualitas komunikasi yang baik dengan pasangan.

Suami yang baru saja pulang kerja dengan badan yang lelah dan perut yang lapar, disambut dengan wajah yang ceria, sediakan makan dan air minum. Jika ada masalah yang terjadi di rumah selama suami berada di luar mungkin harus menunggu waktu yang tepat dimana suami dalam keadaan yang santai dan tenang, baru menceritakannya.

Tiga Hal yang Harus Dihindari

1. Hindari KDRT

Ketika bertengkar dengan pasangan jangan sampai ada kekerasan. Hindari memukul, atau menyakiti pasangan.

2. Jaga Rahasia Keluarga

Hal yang perlu disadari bagi orang yang sudah keluarganya, jadikan masalah keluarga sebagai rahasia anda berdua. Karena ketika masalah itu tidak melibatkan banyak pihak, akan lebih mudah untuk diselesaikan.

3. Hindari Caci-maki

Siapapun kita, tidak akan bersedia ketika dicaci maki. Karena itulah, syariat hanya membolehkan hal ini dalam satu keadaan, yaitu ketika seseorang didzalimi.

Editor. : Andi Amriani
diolah dari berbagai sumber

Leave a Reply