Pembangunan Rest Area Bantaeng, Fasilitas Standar Hotel

36
Bagikan via
Nurdin Abdullah saat Meninjau Pembangunan Rest Area

BANTAENG – Pembangunan Rest Area di Bantaeng saat ini telah mencapai 80 persen.  Rest area milik Pemda Bantaeng ini seluas dua hektar, lengkap dengan fasilitas mewah standar hotel.

“Ini klinik dan toilet ada shower di dalamnya dan ini standar hotel,” kata Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) yang singgah meninjau lokasi pembangunan di Bantaeng (15/09).

Rest area ini dibangun diakhir masa pemerintahan Nurdin saat menjabat Bupati Bantaeng. Lokasinya, berada di perbatasan Kabupaten Bantaeng-Jeneponto. Pembangunannya diharapkan mampu mendorong pesat perekonomian masyarakat menegah ke bawah dan menjadi pusat ekonomi baru.

“Ini menjadi tanda mata (cendera mata) Saya sepuluh tahun terakhir, ini sudah mau diaspal, belakang ini tempat mancing,” kata Nurdin.

Nurdin menjelaskan, tempat ini dibangun karena melihat begitu banyak penjual menggunakan gerobak atau di pinggir jalan menjajakan jualan. “Jadi saya pikir perlu wadah, makanya gerobak-gerobak ini, dipindah kesini dan dibuatkan permanen,” paparnya.

Karena milik Pemda maka kios-kios milik warga akan digratiskan dari biaya sewa.”Tidak ada yang disewa, sampai dia mapan baru dia berikan kontribusi,” paparnya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Minjau Lokasi Pembangunan Rest Area Bantaeng

Adapun untuk biaya pemeliharaan berasal dari biaya sewa dari bisnis waralaba yang menyewa tempat di rest area tersebut. Sedangkan masyarakat menengah bawah digratiskan. Pihaknya berharap, dengan hadirnya rest area ini kondisi kesehatan masyarakat bisa terjaga dan dapat menikmati perjalan dengan baik.

“Jadi orang masuk Bantaeng kesannya adem,” pungkas Nurdin.

Rest area merupakan tempat transit, beristerahat dan melepas lelah sebelum melanjutkan perjalan. Hadir dengan konsep one stop rest area. Dengan pelayanan parkir yang luas, tempat isterahat, toilet, klinik kesehatan 24 jam, kios-kios berjualan warga, mini market, mushola dan lainnya.

Nurdin menjelaskan, rest area ini berbeda dengan pembangunan rest area yang direncanakan Pemprov yang dibangun di era kepemimpinannya. Rest area Pemprov akan dibangun di sepuluh titik, dimana luasnya sekira 7 Ha. Ia menyebutkan, bahkan banyak kabupaten telah menyiapkan lahan tapi dengan satu syaratnya, harus punya view yang bagus.

Editor: Haryuna

Leave a Reply