Program Call Center 119 untuk Sulsel

80
Bagikan via
Damkar di Rujab Gubernur Sulsel

MAKASSAR — Salah satu program unggulan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat menjabat Bupati bantaeng adalah Call Center 119. Program Layanan darurat untuk kebutuhan masyarakat ini, dipastikan akan diterapkan di tingkat provinsi.

Program ini sebelumnya banyak mendapatkan apresiasi dan berdampak besar bagi masayarakat Bantaeng. Sehingga Nurdin mengaku akan mengadopsi program yang berhasil di Kabupaten Bantaeng ini untuk diaplikasikan lebih luas ke tingkat provinsi, dimana dirinya sekarang mengabdikan diri.

“Yang baik kita adopsi, yang kita anggap gagal jangan dipindahin,” kata Nurdin Abdullah, Kamis (13/9).

Berdasarkan data, Call Center 119 adalah layanan darurat Public Safety Center (PSC) yang terintegrasi dengan beberapa instansi. Layanan tersebut meliputi, penanggulangan bencana, Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, kepolisian, Orari, dan Rumah Sakit.

Nurdin menjelaskan, program tersebut terbukti berhasil di Bantaeng. Bahkan untuk kebutuhan tersebut, pemerintah menyiapkan ambulans keliling dengan teknologi yang mempuni serta kendaraan pemadam kebakaran yang cangih.

Sebagai langkah awal, saat ini pihaknya sudah menyiapkan kendaraan tersebut di Rumah Jabatan Gubernur. Namun, untuk tenaga pengoperasian belum siap, sehingga akan dilatih, dimana nantinya pemedam kebakaran tersebut dapat memback-up daerah terdekat.

“Di Rujab terdapat dua kendaraan damkar dengan tangga 50 meter dan 70 meter. Kendaraan ini sebelum berasal dari Kabupaten Bantaeng pemberian hibah dari jepang,” jelasnya.

Ia mengatakan dalam waktu dekat akan ada tambahan 45 ambulans dan damkar yang merupakan hibah Pemerintah Jepang yang tiba di Sulsel.

“Tadinya saya mau bagi-bagi ke beberapa kota di Indonesia, makanya saya mau bicara kemendagri kalau bisa kita fokus dulu di sini kita lengkapi,” pungkasnya.

Editor: haryuna

Leave a Reply