Iritasi pada Vagina, Begini Cara Mengatasinya

50
Bagikan via
foto ilustrasi wanita sedang haid/INT

Area kewanitaan merupakan salah satu bagian tubuh yang rentan mengalami iritasi. Jangan dianggap sepele, Sebab tanpa perawatan area kewanitaan yang baik, kondisi ini bisa saja berulang, bahkan menyebabkan masalah yang lebih serius.

Terdapat sebuah lapisan pada bagian terluar kulit yang dikenal sebagai lapisan tanduk. Area kewanitaan memiliki lapisan tanduk yang terbilang tipis bila dibandingkan area kulit lainnya. Selain itu, kondisinya juga mudah terpengaruh oleh beragam hal, baik faktor fisik maupun hormonal. Hal ini mengakibatkan area kewanitaan lebih mudah mengalami iritasi.

Pada saat haid, area kewanitaan akan lebih lembap dan sensitif dari biasanya. Oleh karena itu, wanita yang sedang haid lebih berisiko terkena iritasi vagina. Bahkan sebagian wanita tidak menyadari dirinya mengalami iritasi saat menstruasi.

Iritasi dimulai dari munculnya kemerahan ringan pada sekitar area kewanitaan, yang kemudian dapat disertai dengan rasa gatal dan timbulnya ruam kulit. Kondisi ini tentunya dapat mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas sehari-hari.

Benarkah Pembalut Bisa Menyebabkan Iritasi Vagina?

Iritasi vagina bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah penggunaan pembalut yang tidak tepat. Bahan pembalut yang kurang elastis atau memiliki permukaan kasar akan menyebabkan gesekan dengan organ intim yang menimbulkan luka atau iritasi.

Bahan penyusun pembalut, termasuk penyerap dan perekat pembalut, juga dapat menyebabkan iritasi vagina pada sebagian wanita. Selain itu, iritasi juga bisa dipengaruhi oleh parfum atau wewangian dan bahan kimia lain yang ditambahkan ke dalam pembalut.

Risiko iritasi pada saat haid akan makin besar pada wanita yang banyak melakukan aktivitas di luar ruangan dengan udara panas, termasuk mengendarai motor atau berdesak-desakan di angkutan umum.

Cara Mencegah Iritasi Vagina Saat Haid

Iritasi bisa dicegah dengan cara merawat area kewanitaan serta menerapkan kebiasaan yang sehat setiap hari, khususnya pada saat haid. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah iritasi vagina saat haid:

  • Gunakan pakaian berbahan nyaman dan tidak ketat untuk mengurangi gesekan.
  • Bersihkan area kewanitaan, cukup dengan basuhan air bersih. Lakukan tiap setelah buang air dan saat hendak mengganti pembalut, kemudian keringkan dengan tisu, handuk, atau lap lembut. Pastikan tidak ada sisa tisu atau serat benang yang menempel pada permukaan organ intim.
  • Pilih pembalut yang tidak mengandung deodoran, parfum, atau wewangian lainnya.
  • Pilih pembalut dengan permukaan yang lembut dan memiliki kemampuan sirkulasi udara yang baik, agar permukaan kulit area kewanitaan memiliki ruang bernapas.
  • Ganti pembalut secara teratur, setidaknya tiap 3-4 jam sekali, untuk mencegah area kewanitaan terlalu lembap dan mengurangi risiko iritasi. Ganti pembalut lebih sering, jika darah haid yang keluar sangat banyak.

 

Editor : Andi Amriani

Sumber : aladokter

Leave a Reply