Bayi Anda Sakit Kuning ? Begini Cara Mengatasainya

87
Bagikan via
Bayi baru lahir/foto popmama.com

Penyakit kuning atau jaundice biasanya menyerang bagian tubuh pada bayi yang baru lahir atau berusia 0-6 bulan. Bagian yang biasanya berwarna kuning terjadi pada kulit, mata dan mulut.

Biasanya penyakit kuning yang dialami bayi, ada yang lama dan ada juga yang hanya sehari sudah sembuh. Tetapi ada juga yang melalui pengobatan, kondisi yang berlarut-larut seperti ini pastinya Bunda tidak tdak akan tinggal diam dan memilih langkah membawa ke dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan melalui tekanan pada bagian dada bayi, bila daerah bekas tekanan berwarna kuning maka dapat dipastikan memang si kecil menderita sakit kuning. Jika sudah di tangani dokter, Bunda tidak perlu kuatir karena dokter akan terus melakukan pemantauan hingga kadarnya kembali normal.

Tindakan yang bisanya diambil adalah fototerapi, yaitu sebuah tindakan medis dengan cara meletakkan si kecil dalam sebuah kotak yang disinari cahaya ultraviolet. Metode ini akan membuat bilirubin pada jaringan kulit si kecil menjadi larut dalam air sehingga dapat dibuang melalui urine.

Pada umumnya juga, Si Kecil yang menderita sakit kuning disarankan untuk dijemur di bawah sinar matahari antara pukul 7-9. Namun, saat menjemurnya, jangan lupa untuk menutupi bagian matanya serta perhatikan kulitnya jangan sampai menjadi iritasi. Terakhir, teruslah memberikannya ASI sesering mungkin.

Bayi Baru Lair Mengandung Zat Kimia

Bayi baru lahir/foto INT

Ketika lahir si kecil mengandung banyak zat kimia, bilirubin salah satunya. Bilirubin ini memerlukan waktu beberapa hari untuk diuraikan oleh hati, dimana jika terjadi penumpukan bilirubin di dalam darah dan jaringan-jaringan tubuh lain makan akan menyebabkan sakit kulit tersebut.

Sejak dalam kandungan, janin telah memiliki bilirubin namun tubuh Bunda dapat mengeluarkannya melalui plasenta. Setelah lahir, mereka tak dapat melakukannya dengan sempurna dikarenakan organ hati belum sepenuhnya berkembang. Dengan kata lain, pembuangan bilirubin yang seharusnya dilakukan saat buang air besar atau kecil menjadi terhambat.

Hal ini sebenarnya banyak terjadi, dimana rata-rata setelah 24 jam lahir bayi akan menguning dan kemudian memburuk selama 4 hari. Setelahnya kondisi akan kembali membaik sekitar pada waktu satu minggu setelah kelahiran.

Selain penumpukan bilirubin pada darah, ada beberapa hal lain yang dapat menyebabkan jaundice atau sakit kuning. Di antaranya infeksi virus, pendarahan internal, kerusakan hati, kekurangan enzim, masalah sistem pencernaan hingga adanya ketidakcocokan rhesus dan golongan darah antara Bunda dan bayi. Kondisi ini juga banyaknya menerang bayi yang lahir prematur atau yang sulit mengonsumsi ASI.

 

Editor  : Andi Amriani

Sumber : orami.id

Leave a Reply