Lapak Baca Bergerak, Bangkitkan Kembali Budaya Membaca

49
Bagikan via
Sejumah siswa di Desa Lassa-lassa Kabupaten Gowa terlihat sangat serius membaca buku/foto alam

Hari minggu merupakan hari santai bagi semua kalangan bukan hanya pekerja tetapi juga pelajar dan mahasiswa.

Setelah enam hari disibukkan dengan pekerjaan, tentunya libur dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan menarik. Ada yang sengaja memilih untuk berlibur bersama keluarga, ada yang memanfaatkan untuk bersih-bersih di rumah, dan ada juga yang memilih mengadakan kegiatan kemanusiaan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Alauddin, mereka memilih mengadakan lapak baca di Desa Lassa-Lassa Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa, Minggu (26/08/2018).

Kegiatan sehari itu, berlangsung di rumah ketua Yayasan Nurul As’adiyah Lassa-Lassa, Kabupaten Gowa. Tujuannya untuk meningkatkan kembali minat baca buku untuk siswa. Sejumah siswa pun memperlihatkan keseriusannya, mereka terlihat berpakaian santai, duduk tenang, matanya tertuju pada buku yang ada di tangannya.

Ada yang membaca buku motivasi, novel, puisi, pendidikan, sejarah dan beberapa buku cerita lainnya. Tidak menjadi masalah jenis buku yang mereka baca, yang terpenting dengan kegiatan ini, secara tidak langsung memberi nilai positif agar anak-anak bisa menambah ilmu dari membaca buku.

Ahmad Khaerul salah satu guru pada yayasan tersebut, mengatakan inisiatif positif mahasiswa harus di dukung, apalagi siswa sangat membutuhkan suntikan ilmu melalui peningkatan minat baca.

“Kami sangat berterima kasih atas kedatangan mahasiswa dan kami berharap ini terus berlanjut. Apa lagi siswa kami sangat membutuhkan dorongan belajar melalui membaca “, ungkapnya.

Selain itu Alam selaku mahasiswa UIN menambahkan, pendidikan merata ke seluruh pelosok pedesaan itu sangat penting. Sehingga pihaknya berusaha menghadirkan kembali budaya baca yang mulai.

“Semua siswa harus mendapatkan pendidikan yang merata tanpa terkecuali karena mereka merupakan generasi penerus bangsa. Melalui lapak baca bergerak ini kami berharap siswa lebih giat membaca dan tidak bergantung pada hp,” jelasnya.

 

Editor : Andi Amriani

 

 

 

Leave a Reply