Ingin Hidup Berkah, Patuhi Suamimu!

23
Bagikan via
Internet
Sepasang suami istri yang berfoto setelah melakukan akad nikah.

Sesungguhnya wanita benar-benar fitnah bagi laki-laki. Rasulullah Shalallahu alahi wasallam bersabda: “Tidak pernah kutinggalkan setelahku fitnah yang lebih dahsyat bagi kaum pria daripada fitnah wanita.” (HR Bukhari dan Muslim).

Bahkan Allah Ta’ala telah berfirman dalam QS Ali Imran 14 bahwa wanita menempati posisi pertama sebagai sarang fitnah yang banyak dicintai oleh manusia, dan pada saat yang sama menjadi fitnah yang paling berbahaya untuk manusia.

Aman dari fitnah adalah salah satu tujuan turunnya ayat tersebut. Sebab dalam kehidupan rumah tangga, salah satu hal yang dapat mengecewakan suami adalah keluarnya istri dari rumahnya tanpa izin. Bisa kita bayangkan perasaan suami yang telah lelah bekerja seharian di luar rumah, lalu saat pulang untuk  menenangkan jiwa dan bersenang-senang dengan istrinya, ternyata rumahnya kosong. Tidak diketahui si istri sedang ke mana. Alangkah kasihan ia.

Allah Ta’ala berfirman: “Dan tetaplah kalian (para wanita) tinggal di rumah-rumah kalian.” (Al Ahzab: 33). Ayat tersebut tak berarti bahwa seorang istri tidak boleh keluar dari rumah sama sekali. Ia boleh keluar untuk memenuhi keperluannya dengan syarat diizinkan oleh suami, aman dari fitnah, dan tidak melanggar syariat.

Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Jika istri-istri kalian meminta izin kepada kalian pada malam hari untuk pergi ke masjid, izinkanlah mereka.” (HR Al-Bukhari).

Hukum Keluar Rumah

Diharamkan bagi setiap istri untuk keluar dari rumahnya kecuali dengan izin  suami. Ketentuan tersebut untuk menghindarkan wanita muslimah dari fitnah, sebab tidaklah wanita keluar rumah kecuali dengan mahramnya atau wanita lain yang dipercaya.

Mendapat izin suami (bagi yang sudah menikah) atau orangtua (bagi yang belum menikah). Maka, haram bagi seorang anak atau seorang istri untuk keluar rumah untuk urusan atau kegiatan apa pun kecuali dengan izin orangtua atau suami. Diriwayatkan dalam sebuah hadits yang artinya, “Ya Rasulullah, apakah hak suami atas istrinya?”

Beliau menjawab, “Hak suami atas istri adalah tidaklah ia (istri) keluar rumah kecuali dengan izin dari suami. Jika ia melakukannya (keluar tanpa izin), malaikat langit, malaikat rahmat, dan malaikat adzab melaknatnya sampai ia pulang.” (HR. Abu Dawud, Baihaqi, dan Ibnu  Asakir dari Abdullah bin Umar).

Sifat Wanita Sholehah

1.Menyenangkan Suaminya

Istri sholehah ialah yang bisa menyenangkan atau menimbulkan rasa senang suaminya ketika ditatap. Ini mencakup aspek penampilan dan cara berkomunikasi.

2.Patuh Pada Suaminya

Dalam QS An Nisa ayat 34, Allah Ta’ala berfirman: “Wanita (istri) shalihah adalah yang taat lagi memelihara diri ketika tidak ada, dikarenakan Allah telah memelihara mereka.”

3.Menjaga Kehormatan Suaminya

Istri sholehah ialah ketika suaminya pergi, ia tidak melakukan perbuatan yang meruntuhkan kehormatan suaminya.

4.Menjaga Harta Suaminya

“Wanita shalihah adalah yang taat pada Allah Ta’ala, memelihara diri ketika suaminya tidak ada. Yakni taat kepada suami mereka bahkan ketika suaminya tidak ada (sedang bepergian), dia menjaga suaminya dengan menjaga dirinya, dan harta suaminya.” (Taisir Al-Karimir Rahman, hal.177).

Penulis: Indrawati

Leave a Reply