Sagu dan Segarnya Olahan Sayur

73
Bagikan via
Kapurung

Kapurung merupakan salah satu makanan khas Sulawesi Selatan, tepatnya di Kota Palopo dan Luwu. Terbuat dari sagu, dan sayur-sayuran yang mengandung banyak gizi. Bagi warga Palopo dan sekitarnya, menjadikan Kapurung sebagai makanan pokoknya.

Makanan yang satu ini, sangat mengenyangkan bila menghabiskannya semangkuk dan dilengkapi dengan aneka sayuran. Selain itu Kapurung juga ilengkapi dengan ikan, daging, ayam atau udang yang tentunya mengandung protein yang sangat tinggi. Sementara sayuran mengandung vitamin dan mineral.

Waouw, luar biasa makan kapurung dijamin tidak menimbulkan banyak peyakit sebaliknya bisa hidup sehat.  Meskipun, kapurung tidak semua orang menyukainya tetapi banyak yang dibuat penasaran ingin mencoba. Seperti saya, dulu sejak mengenal kapurung tahun 1995 saat masih duduk di bangku SMA, saya merasa jijik makanan ini. Padahl ibu saya dan teman-temannya selalu membuat makanan khas Palopo ini di rumah.

Tetapi sejak kuliah, tiba-tiba saya dihantui rasa penasaran. Teman kuliah saya rata-rata orang Palopo. Mereka selalu mengajak saya menyantap makanan khanya tersebut, terkadang memaksa untuk mencicipi.

Yang membuat saya tertarik dan iler mangga muda yang di iris halus dan di campur dengan kapurung, selain itu ikan kering. Saya pun mencicipinya semangkuk, dan sampai sekarang sangat mengidolakan Kapurung.

Mau tahu lebih jelas, apa saja yang ada dalam campuran kapurung, dan bagaimana cara membuatnya ? kapurung selain berbahan dasar sagu, juga sayuran seperti kacang panjang, bayam, jagung dan kangkung, kadang juga dicampur sayur rebung.

Semua sayur di rebus hingga masak.  Kacag tanah di goreng dan dihaluskan. Ikan atau udang juga di masak dan sudah dihaluskan, dan memask kuahnya sayuran, cincangan ikan, bumbu penyedap, garam dan juga asam.

Sagu atau kanji dituangkan kedalam baskom, kemudian didihkan air 5-6 gelas. Air yang sudah mendidih tadi dituang kedalam baskom yang ada sagunya sambil diaduk sampai mengental. Kemudian dibuat bulat-bulat seperti membuat bakso. dan menyimpannya dalam baskom lain, yang berisi dengan air dingin.

Sagu yang sudah di bulatkan tadi lalu dimasukkan kedalam kuah.  Tentunya buat sambel yang pedis dan sudah dicampur dengan jeruk purut, sehingga terasa lebih nikmat dan hot di lidah. Makan kapurung, bisa di waktu siang sore dan malam.

 

Penulis : Andi Amriani

 

Leave a Reply