Konsumsi Air Berlebihan Menyebabkan Hiponatremia

23
Bagikan via
Minum air putih/INT

Ahli kesehatan merekomendasikan agar rutin minum air putih sedikitnya delapan gelas perhari atau dua sampai enam liter. Tentunya untuk menjaga kesehatan dan terhindar dari dehidrasi.

Dehidrasi sendiri dapat dikelompokkan menjadi tiga derajat keparahan, yaitu dehidrasi ringan, sedang, dan berat.Jika dehidrasi dibiarkan, maka bisa berkembang menjadi dehidrasi tingkat berat dan mengancam nyawa.Namun,konsumsi air yang melebihi batas yang disarankan disebut-sebut dapat membahayakan tubuh Anda.

Nadia Octaviadari KlikDokter menjelaskan, pria dewasa membutuhkan setidaknya 2,5-2,6 liter air putih (setara 8 gelas air) setiap hari. Sedangkan, wanita dewasa membutuhkan minimal 2,3 liter (setara 7 gelas air).

Namun, semua itu tergantung dengan kebutuhan dan aktivitas Anda.Kurang minum air memang dapat menyebabkan dehidrasi karena tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup.

Senada dengan itu, dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter juga mengatakan,dehidrasi paling sering disebabkan oleh diare, demam, muntah-muntah, luka bakar, kelainan ginjal, atau penyakit lainnya. Selain itu, dehidrasi juga dapat diakibatkan oleh aktivitas yang berlebihan seperti olahraga ataupun konsumsi minuman beralkohol.

Namun di sisi lain, terlalu banyak minum ternyata juga bisa membahayakan kesehatan, yakni munculnya gangguan hiponatremia.

Bahaya hiponatremia

Hiponatremia disebabkan oleh minum air atau minuman olahraga terlalu banyak yang dapat mencairkan kadar garam darah di bawah kisaran normal. Penurunan kadar garam darah secara tiba-tiba ini dapat menyebabkan semua sel di dalam tubuh membengkak.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat timbul akibat hiponatremia:

  1. Pembengkakan pada sel otak

Sel otak yang membengkak akibat hiponatremia dapat menyebabkan sakit kepala dan muntah.

  1. Pembengkakan sel otot

Kondisi ini cukup berbahaya karena dapat memicu kram pada seluruh tubuh. Jika sudah terkena, maka aktivitas Anda pun akan terhambat.

  1. Masalah jantung

Minum air putih dalam jumlah yang sangat berlebihan dapat meningkatkan total volume darah, sehingga memperberat kerja jantung dan pembuluh darah.

  1. Nyeri pinggang

Konsumsi air dalam jumlah yang terlalu banyak juga dapat meningkatkan kerja ginjal dalam menyaring cairan yang masuk ke tubuh. Hal inilah yang kemudian dapat menyebabkan keluhan nyeri pinggang.

  1. Sakit kepala

Konsumsi air yang berlebihan juga dapat menurunkan kadar natrium (garam) dalam darah sehingga dapat menyebabkan sakit kepala. Selain itu, penurunan kadar natrium juga bisa membuat badan lemas, mual, muntah, sering urinasi (buang air kecil) serta disorientasi mental.

Satu yang membahayakan, ternyata hiponatremia memiliki gejala yang hampir serupa dengan dehidrasi. Tak jarang saat kondisi hiponatremia disalahartikan, maka seseorang malah diberikan cairan. Dari sinilah kasus-kasus fatal berdampak kematian sering terjadi.

Cegah kebiasaan terlalu banyak minum

Melihat berbagai masalah yang akan muncul di atas, penting bagi Anda untuk menetapkan dosis kebutuhan cairan sehari-hari. Karena setiap orang memiliki kebutuhan cairan yang berbeda, tergantung pada usia, berat badan, dan aktivitas masing-masing.

Terlalu banyak minum ternyata dapat membahayakan kesehatan Anda karena menyebabkan hiponatremia. Pahami takaran minum air yang pas dan hindari meminum banyak cairan karena takut terekena dehidrasi.

 

Editor : Andi Amriani

Sumber : klikdokter.com

Leave a Reply