Benarkah Olahraga Rutin Mampu Cegah Diabetes

15
Bagikan via
Sedang berollahraga/foto by plukme.com

Orang yang berolahraga secara teratur bisa hidup lebih lama, mampu mengendalikan berat badan dan tekanan darah yang mengurangi risiko stroke, kanker dan serangan jantung. Selain itu, olahraga juga dapat membantu melawan diabetes.

Menurut penelitian yang dilakukan pada pria dan wanita yang menderita diabetes Hispanik (keturunan Amerika-Spanyol), program pelatihan kebugaran selama empat bulan menghasilkan peningkatan kontrol gula darah.

Latihan kebugaran sebaiknya didampingi instruktur, agar berdampak positif terhadap diabetes. Latihan anaerobik dan aerobik telah menyebabkan peningkatan secara drastis pada pra-diabetes dan diabetes. Jalan cepat, joging, berenang dan bersepeda adalah cara yang populer untuk menjaga berat badan dan gula darah di antara penderita diabetes. Sebenarnya aktivitas apapun yang membuat pemompaan jantung Anda akan bermanfaat.

Memang benar juga, bagaimanapun, terlalu banyak hal yang baik juga bisa menyebabkan gula darah naik.

Beberapa jenis latihan yang sangat kuat, tahan lama atau kompetitif dapat menyebabkan kenaikan gula darah. Ini adalah hasil hati melepaskan glukosa ekstra ke dalam darah sebagai respons terhadap gelombang adrenalin.

Pakar kesehatan menyarankan berolahraga memang baik untuk tubuh, asalkan tidak lebih dari 45 menit per sesi latihan.

Jika Anda pra-diabetes atau diabetes, selalu bijaksana untuk memulai program latihan secara perlahan, pemanasan dengan tepat, dan pantau kadar gula darah Anda. Jika gula darah Anda di atas 250 miligram/deciliter dan keton Anda positif, yang terbaik adalah menunggu level turun.

Jika kadar gula darah Anda di atas 300 mg/dL, latihan dengan hati-hati. Penting untuk mengetahui kadar gula darah Anda sehingga Anda tidak mengalami stres tambahan pada tubuh.

Jangan lupa mengonsumsi banyak makanan sehat dan minum jus tanpa tambahan pemanis sebelum dan sesudah latihan.

 

Editor    : Andi Amriani

sumber : doktersehat.com

Leave a Reply