Cegah Penyakit Serius pada Anak, Yuk Cari Tahu Vaksin Yang Cocok

52
Bagikan via
Vaksin Imunisasi/by youtube

Saat ini, banyak virus yang menyerang anak-anak secara tiba-tiba. Terkadang membuat anak-anak atau usia remaja jadi lemas dan membuat pertahanan tubuhnya jadi lemah.

Sebaiknya jika anak berusia remaja, orang tua rajin konsultasin ke dokter vaksin apa yang cocok sesuai dengan usia anaknya agar tetap aman dari penyakit serius.  Seperti dilansir dari laman webmd.com, ada beberapa vaksin yang cocok untuk anak usia pra remaja dan remaja diantaranya,

Vaksin Tdap

Tdap melindungi anak-anak dari tetanus, difteri, dan pertusis (batuk rejan). Dokter biasanya memberi anak-anak vaksin ini ketika mereka berusia 11-12 tahun jika mereka sudah memiliki seri vaksinasi DTP / DTaP, dan tidak pernah mendapat booster Td. Remaja yang berusia 13 hingga 18 tahun yang mungkin terlewat 11-12 tahun Td / Tdap booster juga harus mendapatkan satu dosis Tdap.

Vaksin HPV

HPV berarti human papillomavirus. Jenis HPV tertentu terkait dengan kanker serviks. CDC menyarankan anak laki-laki dan perempuan mendapatkan dosis pertama vaksin HPV antara usia 11 dan 12.

Seri vaksin HPV harus diberikan kepada remaja manapun yang berusia 13 sampai 18 tahun yang tidak divaksinasi pada usia yang lebih dini.

Selain hubungannya dengan kanker serviks, infeksi HPV dapat menyebabkan kanker kepala dan leher, termasuk kanker tenggorokan, yang mana vaksin dapat membantu mencegahnya.

Vaksin Meningokokus

Vaksin ini melindungi terhadap beberapa jenis meningitis. Anak Anda harus mendapatkan tembakan pertamanya pada usia 11 hingga 12 tahun. Ia akan membutuhkan booster pada usia 16 tahun.

Remaja Anda juga harus mendapatkan vaksin jika dia adalah mahasiswa tahun pertama yang tinggal di asrama dan tidak pernah mendapatkan suntikan sebelumnya.

Vaksin ini direkomendasikan untuk anak-anak yang lebih muda dari 11 tahun jika mereka memiliki risiko khusus untuk meningitis.

Vaksin Influenza (Flu)

Setiap orang yang berusia 6 bulan ke atas harus mendapatkan vaksin flu setiap tahun.

Virus flu berubah setiap tahun, dan pembuat vaksin menyesuaikan vaksinasi untuk melindungi terhadap versi terbaru dari virus.

Hepatitis A Vaccine (HepA)

Dokter memberikan vaksin hepatitis A dalam dua dosis setidaknya 6 bulan. CDC merekomendasikan vaksin untuk anak-anak berusia antara 12 dan 23 bulan dan beberapa kelompok anak-anak yang lebih tua yang tidak pernah divaksinasi.

Vaksin Hepatitis B (HepB)

Hepatitis B dapat menyebar di kalangan remaja melalui penyalahgunaan narkoba dan aktivitas seksual. Versi vaksin dua dosis dan tiga dosis tersedia untuk anak-anak usia 11 hingga 15 tahun.

Mengapa anak Anda membutuhkan vaksinasi ini? Tidak seperti hepatitis A, virus ini dapat mengancam jiwa atau menyebabkan penyakit hati jangka panjang.

Campak, Gondok, dan Rubella Vaccine (MMR)

Jika anak Anda tidak divaksinasi lebih awal, ia harus mendapatkan vaksin ini. Dua dosis MMR dapat diberikan pada semua usia, dengan setidaknya 4 minggu antara dosis.

Vaksin Varicella (Cacar)

Setiap anak di bawah 13 yang tidak mendapatkan vaksin sebelumnya, atau yang tidak pernah menderita cacar air, harus mendapatkan dua dosis vaksin varicella setidaknya 3 bulan. Jika anak Anda berusia di atas 13 tahun, dua dosis harus setidaknya 4 minggu.

 

Editor     : Andi Amriani

Sumber   : webmd.com

 

 

Leave a Reply