Hijab Cadar ala Dian Risty

54
Bagikan via

Saat ini kesadaran para muslimah untuk menggunakan hijab sudah semakin tinggi. Tidak hanya mengulurkan hijab sampai menutup dada sesuai yang disampaikan Alqur’an, tetapi banyak yang bahkan menggunakan penutup wajah atau cadar.

Meski penggunaan cadar tidak diwajibkan dalam Islam, namun hal tersebut memiliki magnet tersendiri bagi sebagian kalangan muslimah. Hal ini dimaksudkan untuk lebih menjaga pandangan dari yang bukan muhrim. Penjualan hijab dilengkapi cadar pun mulai marak.

Salah satu desainer ternama tanah air, Dian Risty juga saat ini sudah menyediakan hijab bercadar. Dian Risty mengungkapkan, ia menyediakan cadar karena dirinya sendiri tertarik untuk menggunakan cadar. Hanya saja, ia terkendala izin dari suaminya.

“Saya sendiri pengen pakai cadar tapi suami belum memberikan izin. Jadi ditunda dulu karena memang tidak wajib,” ujarnya saat mengikuti Indonesia Muslim Fashion Expo yang digelar di Makassar.

Produk yang disediakan Dian Risty pun mengusung konsep moderen nan minimalis. Hal itu terlihat dari gamis dan hijab yang sediakan.

“Sebagai muslimah yang ingin tampil syar’i pasti akan memilih pakaian yang warnanya tidak mencolok. Selain itu, modelnya juga tidak ribet kalau dipakai,” tuturnya.

Berbeda dengan beberapa butik lainnya, semua produk Dian Risty ditawarkan satu set. Hal tersebut untuk menghindari agar konsumennya tidak bingung mencari pasangan dari gamis atau jilbab yang dibelinya.

Selain tujuan menghasilkan materi, Dian melakoni bisnis pakaian karena ingin lebih banyak lagi perempuan muslimah yang mengenakan hijab syar’i. Ia mengakui kedua tujuan tersebut sudah tercapai.

Simple tapi Elegan

Bagi sebagian besar wanita muslimah yang ingin tampil syar’i, gamis dan jilbab yang elegan nan simple juga memiliki daya tarik sendiri. Hal ini juga yang ditonjolkan Dian Risty. Karena itulah, Dian sangat selektif dalam memilih bahan.

Untuk memperoleh hasil yang maksimal dan memuaskan pelanggannya, Dian memperioritaskan memilih kain syatin. Menurutnya, bahan tersebut membuat pemakainya merasa tidak kepanasan.

“Bahannya dari syatin karena tidak ngejiblak dan dingin. Kesannya juga polos tapi mewah. Memang ciri khas Dianristy itu simple tapi elegan,” jelasnya.

Sementara untuk jilbab, Dian lebih memilih bahan dari jenis kain cerutu. Ia menganggap jenis kain tersebut tidak transparan sehingga membuat pemakainya lebih nyaman. “Kalau saya memilih, saya kembalikan ke diri saya. Kalau nyaman pada diri saya, itu yang saya bikin,” tukasnya.

Dengan pemilihan bahan yang selektif, Dian mengakui hasil desainnya semakin laris. Hingga saat ini pelangganya pun semakin bertambah terutama muslimah usia dari 25 hingga 45 tahun.

 

Editor : Andi Amriani

 

Leave a Reply