Pahami Ketika Anak Sakit

316
Bagikan via

Sebagai orang tua, tentunya harus pandai-pandai memahami kondisi anak yang terkadang berlebihan, manja dan rewel ketika mereka sakit. Pemandangan seperti itu, umumnya terjadi pada anak usia 0-5 tahun.

Tetapi tidak menutup kemungkinan usia remaja juga bersikap manja kepada kedua orang tua ketika mereka kurang sehat.

Usia dewasa saja saat sakit, merasa selalu ingin diperhatikan, dibelai dan dimanja sebab hal tersebut bisa menjadi salah satu pengobat rasa sakitnya. Dengan belaian tangan kedua orang tua, rasa sakit terasa kurang. Ya, berada disamping kedua orang tua ketika kita sedang kurang sehat serasa bisa melaluinya dengan nyaman.

Nah, karena itulah orang tua juga harus memahami ketika anak sedang sakit dengan memberikan perhatian penuh, kasih sayang yang lebih. Orang tua harus pandai menahan emosi saat permintaan buah hati yang sedang sakit sangat berlebihan. Mau inilah, mau itulah, butuh kesabaran dan ketenangan bagi orang tua. Apalagi sikap anak yang sakit biasanya lebih banyak rewel dan kadang diam seribu bahasa ketika orang tua bertanya, bagaimana sekarang nak kondisinya ? sudah mulai baikkah ?
Tidak semua anak bisa menjawab pertanyaan itu, saat mereka kurang sehat. Nah, itu termasuk tantangan bagi orang tua. Tidak perlu panik dan kuatir, sebab panik juga bisa menimbulkan masalah baru. Cukup berada disampingnya, meninggalkan kerjaan untuk memberikan perhatian penuh.
Biasanya orang tua bekerja juga tidak akan konsentrasi di tempat kerjanya jika anaknya terbaring sakit di rumah. Mintalah izin di kantor untuk menemani si kecil agar ia tidak merasa kesepian. ***

Jangan Cemas

Orang tua kadang merasa cemas ketika anaknya tercinta tidak mau makan seharian. Pikiran pun bercabang kemana-mana. Tentu banyak hal yang menjadi beban pikiran ketika si buah hati tidak mau makan.

Takut, kurang gizi, penyakitnya parah, dalam kondisi seperti ini, biasanya orang tua lebih pandai dari dokter. Tidak ada salahnya memberikan perawatan kepada anak, sudah menjadi kewajiban tetapi tidak perlu berfikir yang macam-macam.

Memang iya sih, berurusan dengan anak sakit menjadi tantangan terbesar untuk orang tua karena harus menangani semua kebutuhan fisik, medis serta emosional anak yang kadangkala tidak bisa terkontrol. Tetapi jika orang tua juga cemas, bukannya akan menambah beban.

Sehingga ketika anak sakit, hal yang harus dilakukan selain membawanya ke dokter, selalu berada disampingnya sepanjang hari. Membelainya atau menceritakan hal-hal yang bisa membuatnya terhibur. Tidak perlu cepat jika ia sedikit makan, yang terpenting selalu memberikan suupport bahwa kita selalu berada disampingnya kapanpun mereka membutuhkan. Dalam artian ia sakit tetapi tidak sendirian. *andi amriani

Tips Ketika Anak Sakit
1. Periksa gejala yang timbul pada anak,
2. Sediakan Obat-obatan
3. Jangan Panik
4. Pastikan anak rutin minum air putih
5. Usahakan makan dengan teratur

 

Leave a Reply