Kapan Sebaiknya Orang Tua, Pisah Tidur dengan Anak-Anaknya ?

14
Bagikan via

Dalam sebuah rumah tangga yang sudah dikaruniai anak, entah itu anak masih satu ataupun sudah dua. Kadangkala orangtua masih tidur sekamar dengan anak-anak mereka.

Biasanya dengan alasan masih ingin menemani anak tidur, tidak tega melihat anaknya tidur sendiri. Sebaliknya sang anakpun demikian. Ada anak yang tidak ingin pisah tidur dengan kedua orang tuanya meski anak tersebut sudah duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) atau sudah baligh.

Padahal seharusnya kedua orang tua sudah harus memikirkan hal itu sejak anak-anak mereka masih kecil, agar mereka bisa berfikir lebih dewasa. Anak-anak yang dipisahkan tempat tidurnya sejak masih kecil, misalnya diusia dua atau tiga tahun, maka akan berbeda tingkah lakunya dengan mereka yang pisah tidur dengan orangtuanya diusia sekolah.

Mereka yang tidur sekamar dengan orang tua, akan bersikap lebih manja dan selalu mau tergantung dengan orang tua baik itu, dari segi berpakaian, makan dan bahkan kadang bersikap malas. Sebaliknya mereka yang pisah tidur dengan kakak dan orang tuanya sejak masih kecil bisa lebih mandiri.

Selain itu, jika memiliki dua anak berjenis kelamin berbeda perempuan dan laki-laki . Wajib juga bagi orang tua untuk memisahkan kamar anak-anaknya. Anak laki-laki sebaiknya sekamar dengan sejenisnya, begitupula dengan anak perempuan.

Hal itu penting dilakukan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam keluarga. Selain bisa menimbulkan tindak asusila, juga kadang gaya mereka akan meniru-niru saudaranya. Seperti contoh, yang laki bisa bergaya seperti perempuan dan sebaliknya seperti itu.

Tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak memisahkan kamar anaknya yang berbeda jenis kelamin. Kalau alasannya rumah tidak memadai untuk membuat kamar masing-masing anak, tentunya ada cara lain agar si anak yang berbeda jenis kelamin tetap tidur terpisah dengan saudaranya.

Kenapa mereka harus tidur terpisah ?

  1. Untuk memperjelas identitas mereka
  2. Bersikap wajar
  3. Supaya anak bisa lebih dewasa
  4. Menghindari tindak asusila

 

Penulis  : andi amriani

Diolah dari berbagai sumber