Ternyata Sarapan Bersama, Mampu Menjaga Keharmonisan Keluarga

6
Bagikan via
Sarapan pagi bersama keluarga,menjaga keharmonisan/ foto INT

Bagaimana keluarga bahagia ummi di pagi hari? Setiap pagi biasanya rumah akan penuh dengan aktivitas yang padat dengan persiapan untuk berangkat kerja, berangkat ke sekolah, atau persiapan lainnya.

Hal itu karena pagi adalah gerbang memulai hari. Pagi adalah awal yang perlu dimaknai agar terciptanya kelangsungan hari yang penuh dengan semangat dan keceriaan. Untuk itu, perlu bagi setiap keluarga untuk menciptakan kehidupan keluarganya yang baik dimulai dari pagi hari.

Nah, Sahabat Muslimah, seorang istri tentu harus tetap menjaga dan menciptakan harmoni keluarganya. Seperti menyiapkan sarapan untuk suami sebelum beraktivitas. Menyempatkan sarapan bersama-sama dengan keluarga adalah satu cara menjalin kedekatan psikologis.

Seperti yang dilakukan oleh para Muslimah yang tergolong dalam Majelis Taklim Nurul Ishlah Muhammadiyah Kota Makassar. Bagi para ummi di majelis ini, menyiapkan sarapan untuk suami merupakan salah satu cerminan dari keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.

“Waktu sarapan yang terbilang singkat, menjadi hal yang bermanfaat untuk mengawali aktivitas. Waktu sarapan bisa kita gunakan untuk berbincang bersama suami dan anak, membahas aktivitas yang akan dilakukan selama sehari,” kata salah seorang anggota majelis, Syamsidar Usman, seperti dilansir dari laman Tabloid Islami Makasar.

Menurutnya, cara ini merupakan hal kecil namun memiliki dampak yang besar. Sebab, akan menjadikan anak dan suami merasa tetap diperhatikan, serta memberikan semangat dalam setiap aktivitas setelahnya.

“Perempuan yang sukses dalam karir bukan berarti bahwa mereka hebat, tetapi jika mereka sukses dalam karir dan juga sukses pada ranah domestik itu sudah pasti hebat. Karena sesukses apapun seorang istri jika tdak dengan dukungan keluarga maka akan terasa sia-sia,” ujarnya.

Sementara, anggota Majelis Taklim Nurul Ishlah Muhammadiyah Kota Makassar, Aisyah, mengaku jika di pagi hari diawali dengan sarapan bersama keluarga menjadi penyemangat bagi suami.

“Selain itu, juga memberikan dampak positif bagi kelangsungan dalam keluarga. Dengan begitu suami semakin sayang kepada kita. Hal-hal seperti ini juga merupakan ibadah dan menjadi salah satu bentuk agar mendapatkan ridha Allah Ta’ala,” katanya.

 

Penulis : andi amriani