Pengadilan Agama Wattansoppeng Puji Software Ilmu Falak Mahasiswa UIN

195
Bagikan via
Sekertaris Pengadilan Agama Wattansoppeng Richwan Hamid saat menerima kunjungan mahasiswa UIN Alauddin Makassar

TIMURINDONESIA.COM, SOPPENG- Pengadilan Agama Wattansoppeng menerima kunjungan dari mahasiswa Jurusan Ilmu Falak (HIMIFA) Fakakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Senin (2/4/2018). Dalam kunjungannya, sebanyak lima mahasiswa memperkenalkan sebuah software dalam bidang ilmu falak kepada pihak Pengadilan Agama Wattansoppeng.

Software aplikasi falak yang disosialisasikan adalah sebuah program komputer (software) yang didesain khusus untuk mengetahui perhitungan (hisab) terhadap hitungan-hitungan ilmu falak-syar’i, seperti perhitungan awal bulan hijriyah, perhitungan waktu shalat dan imsakiyah, menentukan arah kiblat serta perhitungan terkait fenomena gerhana matahari dan bulan.

Menanggapi kunjungan mahasiswa ini, sekertaris Pengadilan Agama Wattansoppeng memberikan apresiasi kepada mahasiswa, menurutnya aplikasi tersebut adalah sebuah bentuk kemajuan teknologi dalam bidang Ilmu Falak.

“Penerapan Ilmu Falak dimasa sekarang ini memang harus lebih maju, karena perhitungan ini sangat dibutuhkan apalagi untuk masyarakat islam di Kabupaten Soppeng” ujar Richwan Hamid saat menerima kunjungan mahasiswa UIN.

Ricwan menambahkan, munculnya era komputerisasi membuat para perukyat tidak lagi kesulitan menghitung rumus-rumus falak. Dengan menggunakan komputer PC atau laptop yang sudah diinstalasi software ini maka masyarakat sudah dapat mengetahui posisi arah kiblat dengan cepat.

“masyarakat islam di Kabupaten Soppeng akan terbantu dengan aplikasi falak ini, utamanya terkait perhitungan seperti mengetahui arah kiblat dan menentukan hilal” ungkap Richwan.

Selain melakukan kunjungan, mahasiswa UIN Alauddin juga mengundang perwakilan dari Pengadilan Agama Wattansoppeng untuk mengikuti  kegiatan kuliah tamu dan pelatihan Ilmu Falak se-Sulawesi Selatan yang diadakan di kampus II UIN Alauddin Makassar pada 16 – 18 April 2018.

“kami berharap kepada bapak sekertais Pengadilan Agama Wattansoppeng dapat mengirimkan tiga orang hakim atau pegawai dalam kegiatan kuliah tamu dan pelatihan falak se-Sulawesi selatan” kata salah satu mahasiswa.