Mengasuh Anak dengan Hati

16
Bagikan via
ilustrasi by rebanas.com

Mengasuh buah hati tercinta tentu membutuhkan kerja keras dan kesabaran. Selain itu juga orang tua harus tenang menghadapi ulah buah hati mereka. Apalagi jika memiliki anak banyak dengan karakter yang berbeda-beda.

Jika memiliki anak enam orang dengan jarak diantara mereka setahun atau dua tahun, sementara kedua orang tua sibuk bekerja. Gimana sih menjaganya ?

Kedua orang tua sibuk bekerja, tetapi anak-anak di rumah tetap terjaga. Mereka tetap mengikuti aturan dan disiplin dengan apa yang telah diajarkan oleh kedua orang tua. Nah, itulah yang diajarkan oleh Sri Rahmi, Anggota DPRD Sulsel yang memiliki enam orang anak laki-laki.

Ia dan suaminya setiap hari disibukkan dengan pekerjaan kantor, tetapi keenam orang anaknya tetap mendapat perhatian yang sama. Sejak anak-anaknya masih kecil, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, telah menanamkan nilai-nilai keagamaan termasuk pemilihan sekolah.

Ketika berkunjung ke rumahnya, Ibu yang akrab di sapa Bunda ini menceritakan peranannya, dalam memilih sekolah mulai dari TK hingga SMA, untuk buah hatinya.

Ia dan suaminya selektif memilih sekolah yang tentunya menanamkan nilai agama. Sehingga merasa aman ketika mereka keluar rumah sebab nilai yang diajarkan di rumah tidak hilang ketika mereka di berada sekolah.

“Dari pagi hingga sore mereka berinteraksi dengan orang luar, bukan keluarga. Tapi sebagai orang tua, saya tetap yakin karena sudah menanamkan nilai moral,” katanya.

Sri Rahmi juga mengakui, mengajarkan hal-hal yang sederhana kepada ke enam jagoannya. Seperti, ketika anaknya pulang bermain, dan menemukan barang asing yang di bawah ke rumah tetapi barang tersebut bukan milik anaknya, maka ia langsung bertanya, ini milik siapa ?

Jika barang itu bukan milik anaknya, tentu saja ia meminta untuk segera mengembalikan barang tersebut ke pemiliknya.  Hanya hal sepele, tetapi  ketika orang tua tidak perhatikan maka bisa menjadi kebiasaan. Sekecil apapun kalau bukan barangnya jangan bawa pulang. Jadi anak-anak juga kalau ada hal yang aneh maka langsung ketakutan.

Orang tua harus mengawal jangan sampai anak-anak tidak menghargai milik orang lain. Menurutya, orang tua jangan luput dari pantauan anaknya. Sebagai orang tua harus kawal jangan sampai menjadi kebiasaan si anak, dan tanpa disadari merusak mental anak untuk tidak menghargai kepemilikan orang lain.

Ajari Anak Jamaah di Masjid

Selain itu hal sederhana lainnya di terapkan ke enam orang anaknya untuk setiap hari melaksanakan ibadah di Masjid. Kegiatan yang wajib dilakukan saat waktu shalat tiba, dan tidak ada alasan dari si anak untuk melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh kedua orang tuanya tersebut.

Kalau ada anak yang melanggar tentu saja orang tua akan memberikan sanksi, salah satunya tidak memberikan uang jajan.

Nah, sekalipun sudah ada aturan yang diterapkan oleh kedua orang tua. Namanya anak-anak, kadang masih sering malas dan terlambat ke masjid.

Untuk menghindari itu, ia meminta kepada anak-anaknya agar pada sore hari mereka sudah mandi dan sudah berpakaian yang rapi. Sehingga pada saat adzan magrib, tidak ada lagi alasan belum siap dan semacamnya.

Yang Harus Diterapkan

  1. Ajari anak untuk menghargai kepemilikan orang lain
  2. Ajari anak disiplin waktu utamanya waktu shalat
  3. Ajarkan kepada anak untuk senantiasa bersikap disiplin
  4. Memilihkan sekolah yang cocok untuk buah hati agar bisa terpantau

 

 

Penulis : Andi Amriani