Sekolah Ramah Anak Menuai Dukungan

121
Bagikan via

 

DPPPA Perkuat Komitmen OPD dan DPRD

Makassar–‘Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar, semakin massifkan program Sekolah Ramah Anak (SRA).

Setelah sebelumnya menggagas komitmen bersama para kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Makassar, kali ini DPPA meminta kesediaan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait lingkup Pemerintah Kota Makassar bersama Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, untuk menandatangani komitmen sebagai terwujudnya Sekolah Ramah Anak, di Gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (10/10’17).

Kepala Dinas PPPA Kota Makassar, Tenri A Palallo, mengatakan Sekolah Ramah Anak tersebut adalah program yang berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab di sekolah.

SRA ini sebagai upaya menjadikan seluruh sekolah di Makassar sebagai sekolah ramah anak, baik tingkatan PAUD, TK,SD hingga SMP, agar setiap anak diberi perlindungan, termasuk memberi sarana dan fasilitas pendukung bagi anak.

Sekolah Ramah Anak merupakan sebuah program yang mendorong sekolah secara sadar, untuk menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan.

Secara terencana dan bertanggung jawab, agar anak yang ada di sekolah di beri perlindungan. Termasuk sarana prasarana pendukung bagi anak.

Selain itu, program SRA bukan hanya mampu memberi perlindungan kepada anak, tapi juga berkomitmen dengan menyediakan ruang dan sarana bagi anak.

Sekolah Ramah Anak ini juga menurut Tenti, memberi hak terhadap anak, seperti penyediaan toilet wanita dan pria yang terpisah. Menyediakan tangga dan pintu darurat jika terjadi bencana, termasuk kantin dan penyediaan makanan yang sehat.

Syamsu Rizal  Wakil Wali Kota Makassar, juga mengatakan SRA merupakan komitmen Pemerintah Kota Makassar. Untuk mendukung program nasional, dalam rangka membangun kepribadian bangsa Indonesia.

SRA ini bukan hanya dalam konteks aplikasi proses pembelajaran di bangku sekolah. Apalagi ini membangun kepribadian bangsa ini harus dimulai dari awal dan tidak boleh parsial.

Harus semua unsur terlibat, mulai dari eksekutif legislatif dan semua pemangku kepentingan hingga komponen masyarakat.

“Jadi di SRA bagaimana perlakuan lingkungan strategis pendidikan, sehingga semua potensi-potensi yang ada bisa tersalur dengan baik,” katanya.

Terkait dukungan mewujudkan Sekolah Ramah Anak tersebut, Ketua DPRD Kota Makassar, Farouk M Betta, sangat mengapresiasi program yang dijalankan oleh DPPPA Makassar.

Selaku legislatif tentu berharap kegiatan seperti ini harus simultan. Tinggal bagaimana mengkoordinasikan atau berintegrasi dengan pihak-pihak lain.

“Selama program pemerintah itu sifatnya positif dan memiliki dampak langsung kepada masyarakat, maka kita di legislatif pasti akan mendukung baik dari sisi penganggaran maupun dari sisi regulasi,” terangnya.  andi amriani