XL  Tuntaskan Program 1000 Sekolah Broadband

30
Bagikan via

Kini 400 Siswa Gunakan Internet Cepat

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) telah menuntaskan Program 1.000 sekolah Broadband, tepat setahun sejak peluncurannya pada Oktober 2016 lalu.

Melalui program yang diinisiasi sebagai bagian dari peringatan hari jadi XL Axiata ke-20 tersebut, XL Axiata telah memfasilitasi 1.000 sekolah di berbagai provinsi sehingga terkoneksi ke jaringan internet berkecepatan tinggi.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari kegiatan sosial berkelanjutan perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk digitalisasi sekolah. Program tersebut pun telah dimanfaatkan oleh lebih dari 400 ribu siswa dan ribuan guru dalam proses belajar mengajar.

Sekolah ke-1.000 yang mendapatkan manfaat program ini adalah SMA Negeri 8 Manado, Sulawesi Utara. Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Asiano Gamy Kawatu, SE., M.Si, Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kota Manado, Drs. Heri Saptono, Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Manado, Ibu Mediatrix Maryani Ngantung dan Caretaker Vice President XL Axiata North Region, Mozes Haryanto Baottong menyerahkan donasi program di Manado, Jumat (6/10).

 Caretaker Vice President XL Axiata North Region, Mozes Haryanto Baottong mengatakan,  kini lebih dari dari 400 ribu siswa sekolah telah terkoneksi ke jaringan internet cepat. Komposisinya 45% SMA dan 55 % SMK.

“Kami sangat senang karena program ini telah memberikan manfaat yang cukup besar bagi sekolah-sekolah penerimanya termasuk pada pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UBK),” jelasnya.

Tercatat program ini telah menjangkau sekolah-sekolah di 42 kota/kabupaten di 20 provinsi. Kota-kota yang dimaksud antara lain Sabang, Padang, Medan, Deli Serdang, Pematang Siantar, Pekanbaru, Pangkal Pinang, dan Belitung Timur.

Juga ada di Purwakarta, Subang, Indramayu, Cirebon. Bantul, Sleman, Gunung Kidul, Purwokerto, Banyumas, Cilacap, Sidoharjo, Malang, juga Pemekasan di Madura. Di Kalimantan dan Sulawesi ada di Banjarmasin, Banjarbaru, Samarinda, Balikpapan, Pontianak, Gowa, Kendari, Manado, serta Makassar.

Manager CSR XL Axiata, Achmad Pradipta menambahkan, target-target yang telah tercapai melalui program ini juga sejalan dengan aspirasi pemerintah dalam hal ini Ditjen Pendidikan Menengah dan Kejuruan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

XL Axiata juga menilai Program 1.000 Sekolah Broadband terlaksana dengan cukup efektif. Salah satu tolok ukurnya, hampir 100% akses internet dan data yang disediakan telah digunakan secara intensif oleh sekolah peneriman untuk proses belajar mengajar.

Selain itu, program ini juga telah melahirkan program-program lain, antara lain pelatihan #Melek Internet untuk pengurus OSIS serta pelatihan XL Axiata Youth Leadership Camp atau pelatihan kepemimpinan berbasis digital untuk pemimpin OSIS.  andi amriani