Even BTA8 Menuju Perguruan Tinggi

32
Bagikan via

Lembaga Edi Sutatro Edu Center (EEC) akan mengadaan event BTA 8 Competition di phinisi point (Pipo) Makassar pada tanggal 16 hingga 17 September 2017.

Kegiatan ini bakal melibatkan 2000 peserta dari tingkat SD/Sederajat, SM/Sederajat, dan SMA/Sederajat se-Suawesi selatan.

Dirut Utama EEC, Edi Sutarto, mengatakan BTA 8 Merupakan singkatan dari Bimbingan Tes Alumni, yang awalnya merupakan sebuah program bimbingan yang dilaksanakan oleh alumni SMAN 8 Jakarta.

Tujuannya untuk membantu mempersiapkan siswa menuju perguruan tinggi negeri favorit- Program yang sudah berjalan sejak tahun 1980-an.

Menurut Edi, even BTA 8 ini sebagai wujud apresasi terhadap siswa dan siswi untuk menuju ke perguruan tinggi favorit di Indonesia bahkan ke luar negeri.

Kemudian dikembangkan menjadi sebuah program bimbingan belajar,  yang dikelola secara profesional di bawah naungan badan hukum BTA Group.

Kata Edi, melalui program-program favoritnya, BTA 8 Jakarta berhasil menjadi bimbingan belajar terfavorit di Jakarta. “BTA 8 Jakarta mulai eksis di Makassar pada tahun 2016 di bawah nama BTA 8 Jakarta Cabang Sulawesi.

BTA 8 Jakarta Cabang Sulawesi Selatan sendiri merupakan salah satu mitra kerja BTA 8 Jakarta yang berada di bawah naungan Edi Sutarto Edu Center (EEC).

“Meski baru berusia satu tahun, BTA 8 Jakarta Cabang Sulsel terbukti telah berhasil meluluskan banyak siswa dan siswi keberbagai perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia bahkan ke luar negeri,” ungkapnya.

Melalui BTA 8 Competition diharapkan siswa-siswi di Sulawesi Selatan dapat mengekpresikan kemampuan belajar dan bakat dalam berbagai item lomba yang diadakan.

Ketua Panitia BTA 8 Nidia Mustika S.E mengatakan, kegiatan ini nantinya bakal memperebutkan piala bergilir dari Wakil Gubernur Sulawesi Selatan. “Adapun mata pelajaran yang dilombakan adalah Matematika, IPA, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi dan Geografi mulai dari tingkat SD hingga SMA di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Nidia berharap kegiatan ini mampu mengasah pengetahuan dan pengalaman siswa-siswa di Sulawesi Selatan sebagai bekal nantinya agar dapat bersaing pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Selain itu, kegiatan ini tak lain adalah sebagai ajang silahturahmi, ajang persaudaraan dan persahabatan antar siswa-siswi dan guru sekolah di Sulawesi Selatan.

“Melalui kegiatan ini pula kita tingkatkan semangat membangun bangsa dengan kecerdasan yang dimiliki oleh siswa-siswi Indonesia, khusunya di Sulawesi Selatan,” tutupnya. * andi amriani