Pendapatan XL Meningkat Rp 5,7 Triliun

57
Bagikan via

Jakarta, timurindonesia.com–– Pendapatan PT XL Axiata di kuartal 2 tahun 2017 mencapai Rp 5,7 triliun.

Pertumbuhan yang terjadi secara beruntun dalam tiga kuartal terakhir. Pertumbuhan pendapatan jasa yang kuat ini ikut mendorong diraihnya laba bersih sebesar Rp 95 miliar.

“Hasil kinerja ini tidak terlepas dari penerapan secara konsisten Agenda Transformasi 3R yang telah XL Axiata jalankan sejak 2015 untuk menjadi Data Focused Company,” Presiden Direktur/CEO XL Axiata, Dian Siswarini

Lebih lanjut dijelasjann kuatnya kinerja XL Axiata pada kuartal dua tahun 2017 ini terlihat dari pertumbuhan yang terus terjadi secara konsisten dibandingkan kuartal sebelumnya, maupun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

XL Axiata mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 8% QoQ atau meningkat 8% YoY. Sementara itu pada laba bersih tercatat meningkat 71% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pendapatan jasa antara lain didorong oleh semakin kuatnya pertumbuhan pendapatan dari layanan Data, yaitu sebesar 18% QoQ dan 72% YoY, dan memberikan kontribusi sebesar 67% pada total pendapatan jasa  XL Axiata.

Dian menyebutkan, sesuai dengan komitmen untuk berfokus pada penyediaan layanan data berkualitas, XL Axiata telah membangun 93.507 unit BTS per akhir semester 1 2017.

Dengan lebih 42.000 unit di antaranya adalah BTS 3G dan hampir 14.000 unit adalah BTS 4G LTE. Sebagai hasilnya, kini wilayah cakupan layanan data terus semakin luas, yaitu total 400 kota/kabupaten terjangkau layanan 3G dan U900, termasuk kota-kota kecil di luar Jawa.

Mengjangkau 288 Kota

Perluasan jaringan 4G LTE juga berlangsung secara massif. Hingga Juni 2017 sebanyak 288 kota/kabupaten telah terjangkau layanan internet cepat ini, termasuk di antaranya puluhan kota di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Untuk wilayah Jawa, hampir seluruh kota-kabupaten di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, telah terlayani 4G LTE.

Peningkatan kualitas jaringan data yang berkesinambungan tersebut termasuk juga perluasan jaringan 4G LTE, telah mendorong tingkat kenyamanan pelanggan dalam mengakses layanan-layanan data.

XL Axiata telah meningkatkan jumlah jaringan di wilayah luar Jawa dan mempersempit kesenjangan dengan kompetitor dalam setahun terakhir ini.

Hal tersebut didukung pula dengan berbagai inovasi dan penawaran layanan data yang menarik sehinggapangsa pasar di luar Jawa meningkat.

Sebagai hasil perluasan dan peningkatan kualitas layanan data tersebut, tercatat peningkatan trafik layanan data hingga hampirtiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Khusus untuk trafik layanan 4G, tercatat peningkatan hingga 13x lipat dibandingkan semester 1 tahun 2016.

Bahkan pada liburan Lebaran 2017 lalu, trafik layanan data XL Axiata melonjak hingga 218% YoY, yang berarti tertinggi dibandingkan operator lainnya. Jumlah pelanggan layanan data juga terus meningkat, dan saat ini mencapai 35,3 juta pelanggan atau sekitar 70% dari total pelanggan XL Axiata.

Menangkap momentum positif ini, XL Axiata menindaklanjutinya dengan antara lain meneruskan program bundling dengan ponsel smartphone yang menawarkan kemudahan kepada pelanggan untuk mendapatkan smartphone beragam tipe beserta paket layanan data yang menarik dari XL Axiata.

Hingga akhir Juni 2017, jumlah pelanggan yang menggunakan smartphone juga terus meningkat dan menjadi sekitar 67% dari total pelanggan. Sementara itu, pelanggan layanan XL 4G LTE juga terus tumbuh dan telah mencapai sekitar 40% dari total pelanggan.

Terus bertambahnya pelanggan yang beralih menggunakan layanan data 4G juga tidak terlepas dari berhasilnya penerapan strategi dual brand untuk produk layanan XL Axiata, yaitu XL yang ditujukan untuk pelanggan segmen “kerah putih”, dan AXIS untuk pelanggan segmen anak muda.

Pada keduabrand tersebut, XL Axiata telah meluncuran program-program promo layanan data yang memberikan benefit lebih untuk pelanggan. *andi amriani