Menrisekdikti Pantau Pembuatan Kapal 

50
Bagikan via
Makassar, timurindonesia.com–Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi (Menrisekdikti ) memantau penbuatan kapal nelayan dab angkutan abtar pulau di PT Industri Kapal Indonesia (IKI), Minggu (6/8).
Pembuatan kapal tersebut, kerjasama antara Kemenristekdikti, Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Universitas Indonesia (UI). Kapal yang merupakan hasil inovasi Universitas Indonesia ini telah mendapatkan hak paten.
Sementara Universitas Hasanuddin berperan sebagai koordinator dalam distribusi kepada nelayan yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Mohammad Nasir sangat mengapresiasi pembuatan kapal tersebut yang dibuat dalam kurun waktu yang cepat.
“Kapal ini sudah dipatenkan.  Harapan saya, kapal ini nanti bukan hanya digunakan oleh nelayan, tapi juga dapat dimanfaatkan untuk angkutan orang antarpulau,” katanya.
Kapal yabg di modifikasi oleh UI ini, sudah memiliki hak paten. Selain itu, sudah menggunakan teknologi plat datar, sehingga dapat digunakan fleksibel.
Setelah diluncurkan, akan didistribusikan ke nelayan yang tentunya di bawah koordinasi Unhas. Selain di wilayah Sulawesi, ini juga akan dikembangkan untuk wilayah NTT, NTB, dan Papua.
Rektor Unhas  Prof Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu mengungkapkan rasa bangganya, sebab kampus yang di pimpinnya terlibat pada proyek tersebut.
Pihaknya juga mengatakan,  beberapa tahun terakhir ini Unhas memperoleh kepercayaan, untuk melakukan kajian tentang Pelayaran Rakyat (Pelra) yang menjadi elemen penting dalam program Tol Laut.
Rasa bangga lain yang diungkapkan oleh Rektor Unhas setelah melihat kenyataan bahwa PT. Industri Kapal Indonesia (IKI) yang mengerjakan proyek ini ternyata banyak alumni-alumni Unhas yang terlibat. *andi amriani