SYL: Wisma Negara, Peradaban Baru Indonesia dari Sulsel

78
Bagikan via

Makassar, timurindonesia.com— Wisma Negara di Kawasan Center Poin of Indonesia akhirnya bisa digunakan. Keberadaannya pun diakui akan menjadi bagian peradaban baru Indonesia dari Sulawesi Selatan. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo saat meresmikan Gedung Serba Guna Wisma Negara, Rabu (02/08).

Dalam sambutannya, SYL tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya, karena untuk pertama kalinya, bagian dari Wisma Negara bisa digunakan.

“Kita bersyukur karena Gedung Serba Guna Wisma Negara ini sudah bisa kita gunakan untuk pertama kalinya, kita soft launching dan menjadi saksi sejarah pengabdian bersama untuk kepentingan Indonesia khususnya Sulsel,” kata SYL di awal sambutannya.

Pembangunan Gedung Serbaguna Wisma Negara oleh SYL dikatakan memiliki dimensi lain selain pembangunan proyek fisik, yaitu pembangunan peradaban Indonesia.

Wisma Negara ini awalnya menggunakan APBN namun mengalami perubahan sehingga pihak swasta dilibatkan.

“APBN kita bersoal, walaupun sudah dicanangkan oleh Presiden SBY waktu itu. Kita juga semangat, tetapi pemerintah mendahulukan tempat lain. Akhirnya pemerintah pusat mengizinkan kerjasama dengan pihak swasta,” tutur SYL.

Wisma Negara ini oleh SYL disebut sebagai Karebosi, Benteng Rotterdam atau Pantai Losari baru.

Rencanaya, Gedung Serbaguna ini akan digunakan dalam sebuah hajatan nasional berskala nasional yakni pelaksanaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2017 pada 10 Agustus mendatang.

Namun, untuk peruntukan umum, mantan Bupati Gowa tersebut menyebutkan akan dibuat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

 

Gedung Serbaguna ini memiliki luas bangunan 76 X 40 meter, luas basement 3.040 meter persegi dan luas lantai satu 3.040 meter persegi.

Gedung serbaguna ini berada di kawasan CPI. Selain itu terdapat beberapa bagian lainnya sedang dan akan dibangun: New City Centre (pusat kota baru), outdoor museum, Mesjid 99 Kubah, Monumen/Plaza Negara, kantor pemerintahan, parks (taman), commercial/mixe used (pusat bisnis), dan risidence (pemukiman). *hary

Leave a Reply